LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Ogah Ikut Dinas Wajib Militer, Pria Ini Sengaja Naikkan Berat Badan

Di Korea Selatan, semua pria berusia antara 18 hingga 35 tahun diwajibkan untuk menjalani dinas militer.

Rabu, 04 Des 2024 10:41:00
korea selatan
Ilustrasi penjara (pixabay) (© 2024 Liputan6.com)
Advertisement

Seorang pria berusia 26 tahun asal Korea Selatan baru saja dijatuhi hukuman penjara selama satu tahun. Dia melakukan tindakan yang disengaja dengan cara makan berlebihan untuk menaikkan berat badan agar dinyatakan tidak layak mengikuti wajib militer.

Di Korea Selatan, kewajiban militer merupakan suatu hal yang sangat serius. Hal ini berlaku untuk semua pria dewasa sehat yang berusia antara 18 hingga 35 tahun, tanpa memandang status sosial mereka, baik itu penyanyi terkenal, aktor sukses, atau bahkan miliarder. Menurut informasi yang dikutip dari Oddity Central pada Selasa (3/12), mereka diwajibkan untuk menjalani masa dinas militer selama minimal 21 bulan.

Walaupun ada kemungkinan untuk menunda pelaksanaan wajib militer, setiap pria tetap harus menyelesaikannya pada waktu tertentu. Namun, jika seseorang dinyatakan tidak layak untuk bertugas karena alasan kesehatan, maka ia tidak akan dikenai sanksi. Sayangnya, pemuda Korea Selatan ini berusaha untuk menghindari kewajiban tersebut dengan cara yang tidak tepat, yaitu dengan meningkatkan berat badannya secara drastis.

Usahanya untuk menjadi gemuk dengan cara menggandakan asupan makanan dan meminum banyak air sebelum pemeriksaan fisik untuk wajib militer ternyata gagal. Kini, ia harus menjalani hukuman penjara selama satu tahun karena tindakannya tersebut.

Advertisement

Susun Rencana

Seorang pria ternyata mengikuti metode yang diterapkan oleh temannya, yang dianggap sebagai kaki tangan dalam kasus ini. Bukti yang berhasil dikumpulkan oleh pihak berwenang Korea Selatan menunjukkan bahwa pria tersebut mengikuti suatu rencana tertentu dan secara aktif memantau berat badannya.

Dokumen yang diajukan ke Pengadilan Distrik Dongbu Timur Seoul mengungkapkan, pria berusia 26 tahun tersebut awalnya dinyatakan pada tingkat dua dalam pemeriksaan fisik awal yang dilakukan pada bulan Oktober 2017, yang membuatnya memenuhi syarat untuk mengikuti dinas militer. Namun, pada bulan Juni 2023, statusnya berubah menjadi tingkat empat karena kondisi fisiknya. Dengan tinggi badan 169 cm, pria ini memiliki berat 102,3 kilogram dan indeks massa tubuh sebesar 35,8, yang mengakibatkan dirinya dinyatakan tidak layak untuk melaksanakan wajib militer.

Advertisement
Advertisement

Mereka yang terbukti bersalah karena berusaha menghindari kewajiban wajib militer dapat menghadapi hukuman penjara selama tiga tahun. Namun, Pengadilan Korea Selatan memberikan hukuman yang lebih ringan dengan mempertimbangkan bahwa terdakwa tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya, mengakui kesalahannya, dan berkomitmen untuk menjalani dinas militer. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada pelanggaran, faktor-faktor tertentu dapat mempengaruhi keputusan hukuman yang dijatuhkan oleh pengadilan.

Berita Terbaru
  • Prabowo Tekankan Pentingnya Adaptasi Prajurit TNI Hadapi Geopolitik Global yang Terus Berubah
  • Bocoran Revisi UU Polri, Ada Aturan Batas Usia Pensiun
  • Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan Integrasikan Layanan Digital Penanganan Kecelakaan Kerja
  • Wamen ESDM Ungkap Faktor Pemicu Penyebab Blackout Sumatra
  • Bacakan Pledoi, Noel Klaim Bantuan Hari Raya Ojol Hasil Usahanya Sebagai Wakil Menteri
  • berita update
  • konten ai
  • korea selatan
  • merdekaglobal
  • wajib militer
  • wajib militer korea selatan
Artikel ini ditulis oleh
Editor Hari Ariyanti
T
Reporter Teddy Tri Setio Berty
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.