LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Nilai tebusan empat sandera Abu Sayyaf disebut mencapai Rp 28,6 M

Keempat sandera WNI itu dilepas oleh Abu Sayyaf di Kepulauan Sulu pada Rabu (11/5) dini hari

2016-05-11 17:18:04
Kelompok Abu Sayyaf bebaskan WNI
Advertisement

Informasi diterima merdeka.com, Rabu (11/5), pembebasan empat Warga Negara Indonesia (WNI) di selatan Filipina dini hari tadi dilakukan setelah tebusan dibayar kepada Abu Sayyaf. Nilainya sebesar 100 juta Peso (setara Rp 28,6 miliar).

Kabar ini belum dikonfirmasi lebih lanjut oleh pemerintah RI maupun perusahaan menaungi para awak Kapal Tunda TB. Henry yang diculik.

Dalam kabar terpisah, keempat WNI itu dilepas pukul 02.00 dini hari waktu setempat. Mereka selama sebulan terakhir disekap oleh Abu Sayyaf dari kelompok Alan Bagade di Barangay, Silangkan, Indanan, Jolo, Kepulauan Sulu.

Advertisement

Di luar isu pembayaran tebusan, petinggi Front Nasional Pembebasan Moro (MNLF), Nur Misuari, dilaporkan turut membantu tim pemerintah RI melobi Abu Sayyaf agar melepas para WNI. Bais dan Pusintel TNI AD turut terlibat dalam operasi tersebut.

Dalam jumpa pers di Istana Negara, Presiden Joko Widodo tidak menjelaskan secara detail mengenai proses pembebasan empat sandera WNI. Presiden hanya mengatakan bahwa para sandera kini sudah aman dalam pengawasan aparat Filipina.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Filipina yang telah memberikan kerja sama yang sangat baik dalam dua kali pembebasan WNI kita," ujar Jokowi.

Advertisement

Empat WNI ini ditawan sejak 15 April 2016. Kapal mereka diserang oleh kelompok Abu Sayyaf pada dini hari di perairan Sempornah, Sabah, Malaysia. Keberhasilan operasi ini menyusul bebasnya 10 WNI pada 1 Mei lalu yang juga diculik oleh teroris di selatan Filipina.

Ralat:

Dalam pesan singkat, Hamid Awaluddin membantah informasi yang beredar mengenai keterlibatan dia dalam pembebasan empat WNI tersebut.

"Yang lakukan pembebasan WNI itu TNI (Badan Intelijen Strategis), saya tidak terlibat," kata dia kepada merdeka.com.

Baca juga:
Sisa empat WNI diculik Abu Sayyaf telah bebas
Nur Misuari turut bantu bebaskan 4 WNI disekap Abu Sayyaf
Dua tahun disandera, wanita China akhirnya dibebaskan Abu Sayyaf
Indonesia apresiasi pemerintah Filipina bantu bebaskan 10 WNI
Wendi korban sandera Kelompok Abu Sayyaf tak kapok melaut
10 WNI dilepas Abu Sayyaf, dibayar atau karena diplomasi?
Kisah WNI disandera Abu Sayyaf, ngaku mualaf sampai lari di hutan
Ini sosok Mayjen (Purn) Kivlan Zein, kawan Prabowo pembebas sandera

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.