Netanyahu didemo puluhan ribu warga Israel
Demo itu dipimpin oleh mantan kepala intelijen Mossad Meir Dagan.
Puluhan ribu warga Ibu Kota Tel Aviv, Israel, tadi malam berunjuk rasa di Alun-alun Rabin menentang kepemimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Menurut panitia Israel Ingin Perubahan, lebih dari 35 ribu orang menghadiri unjuk rasa itu. Pembicara utama dalam demo itu adalah mantan kepala intelijen Mossad Meir Dagan. Dia mengatakan Israel mengalami krisis terburuk semenjak dipimpin oleh Netanyahu.
"Tak seorang pun membantah program nuklir Iran adalah ancaman, tapi buat mencegahnya bukan dengan cara ingin perang dengan Amerika," kata Dagan, seperti dilansir koran Haaretz, Ahad (8/2).
Menurut dia, Israel memang dikelilingi oleh banyak musuh tapi itu tidak membuat mereka takut.
"Tapi saya khawatir dengan kepemimpinan kita. Saya takut kita kehilangan ketegasan dan teladan. Dan dari semua itu yang paling saya takuti adalah krisis kepemimpinan saat ini adalah yang paling parah.
"Netanyahu sudah jadi perdana menteri selama enam tahun berturut-turut," kata Dagan. "Selama enam tahun itu tidak satu pun dia memimpin proses perubahan ke arah yang lebih baik."
Baca juga:
PBB desak Israel diperiksa karena bunuh 1.500 warga Gaza
Obama izinkan Iran punya nuklir, Netanyahu protes di kongres AS
Tiga warga Israel ditangkap karena bantu selundupkan barang ke Gaza
Lima teori populer ini jelaskan dalang di balik ISIS
Imam masjid Nabawi: Israel berani karena Islam belum bersatu
Saudi izinkan jet tempur Israel melintas buat gempur Iran