LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Menlu Iran Tegaskan Khamenei dan Presiden Pezeshkian Masih Hidup dan Sehat

Kantor berita Tasnim dari Iran melaporkan bahwa tujuh rudal telah menyerang kawasan sekitar istana kepresidenan serta kompleks tempat tinggal Khamenei.

Minggu, 01 Mar 2026 09:11:00
iran
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. (Dok. AFP) (© 2026 Liputan6.com)
Advertisement

Pada hari Sabtu, 28 Februari 2026, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, dan Presiden Masoud Pezeshkian masih hidup.

Pernyataan ini disampaikan Araghchi dalam wawancara dengan NBC News di tengah meningkatnya ketegangan militer antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat (AS).

"Sejauh yang saya ketahui masih hidup," ungkap Araghchi ketika ditanya mengenai kondisi Khamenei dan Pezeshkian, seperti yang dikutip dari laporan Associated Press. Dalam kesempatan tersebut, Araghchi juga menambahkan bahwa hampir semua pejabat Iran berada dalam keadaan aman.

Menurut Araghchi, "Hampir semua pejabat selamat dan dalam keadaan sehat serta hidup. Kami mungkin kehilangan satu atau dua komandan, tetapi itu bukan masalah besar," ujarnya sebagaimana dilaporkan oleh kantor berita Anadolu.

Advertisement

Ia juga mengungkapkan bahwa upaya untuk mengubah rezim di Iran adalah hal yang mustahil.

"Anda tidak bisa melakukan perubahan rezim ketika jutaan orang mendukung apa yang disebut sebagai rezim ini," tegasnya.

Advertisement

Araghchi menekankan bahwa Teheran sangat tertarik untuk meredakan ketegangan. Di sisi lain, pada pagi hari yang sama, Israel melancarkan serangan yang disebut sebagai operasi "Lion's Roar" atau "Raungan Singa," yang merupakan serangan pencegahan terhadap Iran.

Israel juga mengumumkan status darurat khusus di seluruh wilayah negaranya. Presiden Donald Trump menyatakan bahwa pasukan AS telah melaksanakan operasi militer berskala besar di wilayah Iran. Ia menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil untuk melindungi rakyat AS dari ancaman yang dianggap segera muncul dari rezim Iran. Serangan ini terjadi di tengah berlangsungnya perundingan antara Iran dan AS mengenai program nuklir Iran, yang dimediasi oleh Oman.

Advertisement

Sayangnya, putaran terbaru pembicaraan yang berlangsung di Jenewa berakhir pada Kamis, 26 Februari, tanpa mencapai kesepakatan.

Berita Terbaru
  • Sindikasi dan AJI Ungkap Kerentanan Pekerja Kreatif dan Jurnalis di Indonesia
  • Kementan Pastikan Survei Investigasi Desain Program Cetak Sawah di Kalimantan Terealisasi 100 Persen
  • Jerman Tutup Persiapan Piala Dunia dengan Kemenangan atas AS, Kai Havertz Bintang Lapangan
  • Portugal Tundukkan Chile 2-1 dalam Laga Uji Coba Penuh Drama Kartu Merah
  • Pengusaha Peringatkan Potensi PHK Massal di Industri Rokok
  • amerika serikat
  • berita update
  • iran
  • perang
Artikel ini ditulis oleh
Editor Endang Saputra
K
Reporter Khairisa Ferida
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.