LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Mantan presiden Prancis ditangkap karena dugaan kasus suap dana kampanye

Mantan presiden Prancis ditangkap karena dugaan kasus suap dana kampanye. Meskipun penyelidikan telah dilakukan sejak 2013, namun kasus tersebut baru menarik perhatian luas, tiga tahun setelahnya.

2018-03-20 22:54:42
Prancis
Advertisement

Polisi Prancis menangkap mantan Presiden Nicolas Sarkozy pagi tadi karena dugaan suap jutaan euro dana kampanye dari eks diktator Libya, Muamar Qadafi.

Sumber otoritas peradilan yang mengurus kasus terkait, mengatakan kepada kantor berita Associated Press, bahwa Sarkozy sementara ditahan di kantor polisi Nanterre, di barat Paris.

Dilansir dari Time.com, Selasa (20/3), Sarkozy dan mantan kepala stafnya membantah melakukan kesalahan dalam kasus tersebut, yang melibatkan dana untuk memenangkan kampanye presiden pada 2007 silam.

Advertisement

Meskipun penyelidikan telah dilakukan sejak 2013, namun kasus tersebut baru menarik perhatian luas, tiga tahun setelahnya.

Seorang pengusaha Prancis keturunan Lebanon, Ziad Takieddine mengaku kepada situs investigasi online, Mediapart, bahwa dia mengirimi Sarkozy dan mantan kepala stafnya Claude Gueant, sebuah paket dari Libya berisi uang tunai sebesar 5 juta euro, atau sekitar Rp 85,6 miliar.

Saat ini, penyidik masih terus memeriksa beberapa klaim bukti yang menuding Qadafi diam-diam menyumbangkan dana senilai total 50 juta euro, atau sekitar Rp 850 miliar, untuk mendukung Sarkozy di persaingan pemilu 2007.

Advertisement

Besaran dugaan 'dana panas' itu diketahui dua kali lipat dari aturan batas sumbangan dana kampanye, yakni sebesar 21 juta euro, atau sekitar Rp 355 miliar.

Dalam hasil wawancara situs Mediapart yang dirilis pada November 2016, Takieddine mengaku dititipi uang sebesar 5 juta euro dari Tripoli.

Uang yang ditaruh dalam koper itu diberikan oleh kepala intelijen di era pemerintahan Qadafi, dalam tiga kali kesempatan pada medio 2006 dan 2007. Selanjutnya, titipan tersebut disampaikan langsung ke Sarkozy, yang kala itu menjabat sebagai menteri dalam negeri Prancis, di kantor Kementerian Dalam Negeri di Paris.

Sementara itu, Takieddine diketahui sempat berurusan dengan penegak hukum Prancis selama bertahun-tahun, yakni dalam kasus dugaan pemberian suap pada kampanye politikus konservatif Edouard Balladur di pemilihan presiden 1995, melalui komisi penjualan kapal selam Prancis ke Pakistan.

Menurut surat kabar Le Monde, para penyelidik baru-baru ini menyerahkan kepada hakim sebuah laporan, di mana mereka merinci bagaimana uang beredar dalam tim kampanye Sarkozy.

Pada Januari lalu, seorang pengusaha Prancis yang dicurigai berperan dalam skandal pembiayaan politik terkait, Alexandre Djouhri, ditangkap di London atas sebuah surat perintah yang dikeluarkan oleh Prancis.

Djouhri dituduh terlibat dalam praktik kecurangan dan pencucian uang yang berkaitan dengan kemenangan Sarkozy. Penangkapan dirinya, menurut laporan surat kabar Le Monde, didasarkan pada temuan bukti-bukti yang disita di rumahnya di Swiss.

Sarkozy memiliki hubungan yang kompleks dengan Qadafi. Tak lama setelah menjadi presiden Prancis, Sarkozy mengundang pemimpin Libya tersebut ke Prancis dengan dalih kunjungan kenegaraan, dan menyambutnya dengan pujian tinggi.

Tetapi Sarkozy kemudian menempatkan Prancis di garis terdepan serangan udara pimpinan NATO terhadap pasukan Qadafi, justru mmebantu pemberontak menggulingkan rezimnya pada 2011.

Ini bukan pertama kalinya Sarkozy menghadapi masalah hukum. Pada Februari 2016, ia dijatuhi dakwaan awal oleh hakim Prancis, karena diduga melakukan pembelanjaan ilegal dalam dana kampanye pemilihan 2012.

Reporter: Happy Ferdian Syah Utomo

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Mantan presiden Prancis akan ubah konstitusi demi melarang burkini
Para presiden ini tepergok genit terhadap wanita
Sarkozy ketahuan kongkalikong buat korupsi
Sarkozy bakal calonkan diri jadi presiden Prancis 2017
Jadi mantan pemimpin pertama ditahan dalam sejarah Prancis
Tersandung kasus penyuapan

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.