Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tersandung kasus penyuapan

Tersandung kasus penyuapan Nicolas Sarkozy. Guardian

Merdeka.com - Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy telah dibawa ke tahanan polisi untuk dimintai keterangan sebagai bagian dari penyelidikan atas dugaan penyalahgunaan kekuasaan. 

Langkah belum pernah terjadi sebelumnya diikuti dengan penangkapan pengacara Sarkozy dan dua hakim yang berada di bawah penyelidikan karena diduga menggunakan pengaruh mereka untuk mendapatkan informasi tentang kasus hukum terhadap Sarkozy, seperti dilansir surat kabar the Guardian, Selasa (1/7). 

Detektif mencoba untuk menentukan apakah mantan pemimpin Prancis itu menjanjikan pekerjaan tingkat atas di Monaco kepada seorang hakim sebagai imbalan membiarkan dirinya tahu apakah tuduhan korupsi terhadap dirinya akan pergi ke pengadilan. Namun Sarkozy membantah melakukan perbuatan salah. 

Langkah polisi kemarin itu merupakan pukulan bagi harapan Sarkozy untuk kembali ke kancah politik pada 2017. Mantan presiden itu dikatakan berharap untuk mendapatkan keuntungan dari kekacauan dan kurangnya kepemimpinan di partainya Persatuan Gerakan Masyarakat (UMP) yang berhaluan tengah-kanan, yang juga terperosok dalam penyelidikan hukum, untuk bertarung sebagai presiden kembali. 

Dikatakan bahwa informasi yang diperoleh dari penyadapan percakapan telepon Sarkozy dengan pengacaranya, Thierry Herzog, sebuah langkah kontroversial dan tidak biasa, menyatakan telah terjadi apa yang disebut sebagai "lalu lintas pengaruh". 

Polisi mendengarkan panggilan telepon Sarkozy sebagai bagian dari penyelidikan terpisah ke dalam klaim dia menerima sumbangan ilegal dari mantan diktator Libya Muammar Qaddafi untuk kampanye dirinya dalam pemilihan presiden pada 2007. Sarkozy kemudian menjabat satu periode sebagai presiden sebelum dikalahkan oleh kandidat dari partai sosialis François Holland pada 2012. 

Ketika dia mengetahui teleponnya telah disadap, Sarkozy diduga melakukan percakapan di telepon lainnya dengan nama samaran Paul Bismuth, untuk berbicara dengan pengacaranya. 

Dalam percakapan yang direkam, detektif diduga mendengar informasi bahwa Herzog telah diinformasikan oleh seorang hakim tentang keputusan hukum dalam penyelidikan polisi lainnya apakah iya atau tidak Sarkozy juga menerima dana kampanye ilegal dari wanita terkaya di Prancis, yakni ahli waris dari perusahaan kosmetik dan kecantikan terbesar di dunia L'Oréal, Liliane Bettencourt. 

Penggerebekan polisi terhadap pengacara dan rumah hakim menyatakan bahwa mereka telah mencoba untuk mendapatkan informasi tentang kasus hukum terhadap Sarkozy. 

Penyidik belum menyatakan apakah Sarkozy, yang mengatakan dia ditahan untuk ditanyai setelah tiba di kantor polisi di Nanterre, pinggiran Ibu Kota Paris, sedang diperiksa sebagai saksi atau tersangka. 

Penyidik bisa menahan Sarkozy selama 24 jam dan dapat diperpanjang beberapa hari atas perintah hakim. Setelah itu Sarkozy harus ditentukan apakah akan dibebaskan atau secara resmi dimasukkan dalam penyelidikan. 

Menteri Tenaga Kerja Prancis dari Partai Sosialis, François Rebsamen, mengatakan kepada radio France Culture kemarin, "Kami sudah terbiasa dengan kejutan dari Nicolas Sarkozy".  (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP