Macron Sebut Insiden Ditampar Istri di Pesawat Hanya Bercanda
Insiden tersebut terjadi sesaat sebelum Macron turun dari pesawat kepresidenan saat mengunjungi Vietnam.
Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menegaskan dirinya tidak berselisih dengan istrinya, Brigitte Macron, meskipun sebuah video yang viral menunjukkan situasi aneh saat keduanya tiba di Vietnam. Dalam video viral tersebut, Macron ditampar istrinya sesaat sebelum turun dari pesawat.
Rekaman yang diambil juru kamera Associated Press menunjukkan Macron dan Brigitte Macron tampak keluar dari pesawat ketika memulai kunjungan resmi mereka ke Hanoi. Dalam momen itu, Brigitte terlihat seperti sedang menampar wajah suaminya, yang membuat Macron sedikit terhuyung mundur sebelum kembali tersenyum dan melambaikan tangan, seperti yang dilaporkan The Guardian pada Selasa (27/5).
Menanggapi hal tersebut, Macron terlihat santai. Ketika wartawan menanyakan tentang insiden itu di Hanoi, ia menjelaskan bahwa momen tersebut hanyalah lelucon antara dirinya dan istrinya, sesuatu yang biasa mereka lakukan.
"Kami hanya bercanda, seperti yang sering kami lakukan," ujarnya.
Macron juga menambahkan bahwa ini bukan kali pertama ia menjadi korban salah tafsir video.
"Dulu saya dituduh membagikan sekantong kokain, terlibat dalam pertengkaran dengan Presiden Turki, dan kini dikatakan bertengkar dengan istri saya... Semua itu tidak benar. Orang-orang harus tenang," ujarnya.
Sebelumnya, Maria Zakharova dan tokoh konspirasi asal Amerika Serikat, Alex Jones, sempat menuduh Macron, Kanselir Jerman Friedrich Merz, dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menggunakan narkoba dalam perjalanan menuju Kiev, Ukraina. Tuduhan ini muncul berdasarkan penampilan tisu kusut yang mereka klaim sebagai sekantong kokain.
Macron menegaskan bahwa akun-akun yang menyebarkan hoaks tersebut terhubung dengan kelompok ekstrem kanan di Prancis dan jaringan propaganda Rusia.
"Mereka mengatakan pagi ini bahwa diplomasi saya adalah diplomasi seorang suami yang babak belur," ujarnya dengan nada sinis.
Pejabat Istana Élysée memberikan penjelasan terkait insiden tersebut. Mereka menyebutkan momen yang terekam itu merupakan "momen keintiman" antara pasangan, dan menegaskan bahwa reaksi yang ditunjukkan tidak sesuai dengan apa yang digambarkan oleh teori konspirasi.
"Itu bahkan bukan tamparan," jelas salah satu sumber dari istana kepresidenan Prancis tersebut.