Korut balik menuding Korsel dan AS dalang pembunuhan Kim Jong-nam
Korut balik menuding Korsel dan AS dalang pembunuhan Kim Jong-nam. Sebelumnya, dua negara ini menuding Korut atas alasan yang sama. Namun, Korut merasa keduanya tidak memiliki dasar tuduhan. Korut menuding dua negara itu menyimpan cadangan racun XV.
Disalahkan Korea Selatan sebagai dalang pembunuhan Kim Jong-nam di Malaysia, Korea Utara balik menuding Korsel dan Amerika Serikat dengan alasan yang sama.
Korea Utara berdalih hanya dua negara tersebut yang memiliki cadangan racun VX. Racun mematikan ini yang ditemukan di tubuh kakak tiri pemimpin Korut Kim Jong-un tersebut.
Dilansir dari AsiaOne, Kamis (2/3), Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Konvensi Senjata Kimia 1997 juga melarang kepemilikan racun VX, kecuali untuk keperluan riset atau medis.
"Hampir semua negara sudah tidak memiliki racun itu karena konvensi yang melarang senjata kimia, dan hanya AS serta sejumlah negara lain yang memilikinya. AS memperkenalkan Korsel semua jenis senjata kimia," dikutip dari media Korut, KCNA.
Korut juga menganggap kedua negara itu tidak memiliki dasar atas tuduhan yang sama, yang mereka ajukan kepadanya.
"Penyebab kematian belum teridentifikasi pasti, tapi AS dan otoritas Korsel, tanpa alasan jelas menyalahkan Korut dengan mengatakan dia tewas diracun VX," tulis KCNA.
Negara pimpinan Kim Jong-un itu juga menyampaikan kecurigaan atas laporan temuan racun VX. Harusnya, menurut Korut, racun itu memberi dampak kesehatan bagi orang di sekitar lokasi tersebut.
"Media internasional mengatakan jika komponen VX ditemukan di mata dan bibir Kim Chol (nama lain Kim Jong-nam), ambulans yang membawanya, polisi yang menjaganya dan bahkan semua orang di bandara juga seharusnya terpapar racun," lanjut mereka.
Malaysia, yang mengeluarkan pernyataan Jong-nam terindikasi diracun XV, didesak berbagai negara untuk menyerahkan bukti mereka tersebut kepada PBB. Hal ini untuk dapat mengetahui apa yang harus dilakukan ke depannya.
keberadaan racun ini memang membuat PBB khawatir. Pasalnya, dampaknya dapat menewaskan seseorang dalam hitungan menit, seperti yang dialami Jong-nam.
Anak tertua Kim Jong-il itu tewas dalam waktu 20 menit usai dua perempuan mengusap racun VX di wajahnya. Salah satu pelaku perempuan asal Indonesia, sementara masih enam yang buron, diduga semuanya warga Korea Utara.
Penyelidikan kematian Jong-nam masih terus dilakukan.
Baca juga:
Upaya pemerintah bebaskan Siti Aisyah dari hukum gantung di Malaysia
Siti Aisyah murung usai sidang perdana pembunuhan Kim Jong-nam
Kasus Kim Jong-nam pemicu batalnya pertemuan informal AS-Korut
Malaysia diminta serahkan bukti racun pada Kim Jong-nam ke PBB
Racun VX tewaskan Kim Jong-nam dalam 20 menit