Korsel memanas, Menlu Retno sebut WNI terus dilindungi
Korsel memanas, Menlu Retno sebut WNI terus dilindungi. Mengetahui situasi di Korea Selatan, Menlu Retno langsung menghubungi kuasa usaha sementara di Korsel untuk membahas masalah WNI yang ada di sana. Menurutnya, semua WNI di sana berada dalam lindungan KBRI Seoul.
Pasca pemakzulan mantan presiden Korea Selatan Park Geun-hye, suasana di Negeri Ginseng semakin memanas, yang mengakibatkan demonstrasi besar-besaran terjadi di sana. Akibat hal ini, warga negara Indonesia di Korsel bisa merasakan ketidaknyamanan.
Mengetahui hal tersebut, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno L.P Marsudi segera berkomunikasi dengan kuasa usaha sementara di Korsel untuk memastikan keadaan para WNI di sana.
"Saya sudah komunikasi dengan kuasa usaha sementara di Seoul, dan pembahasan kami mengenai WNI kita yang ada di sana," ujar Retno kepada awak media di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (13/3).
Retno menjelaskan, sudah sesuai prosedur WNI di luar negeri harus mendapat perlindungan ekstra apabila keadaan di tempat tinggal mereka menghadapi situasi berbeda. "Misalnya demo besar, selalu KBRI kita langsung menjalankan tugasnya untuk memberikan informasi kepada WNI," serunya.
Demo besar-besaran di Korea Selatan berlangsung sejak beberapa bulan lalu, tepatnya saat Park Geun-hye yang menjabat sebagai presiden ketahuan membocorkan dokumen rahasia negara kepada teman dekatnya. Akibatnya, dia dimakzulkan.
Tak puas hanya dengan mencopot Geun-hye dari jabatannya, oposisi juga menyerukan dia ditangkap dan dipenjarakan. Desakan itu tak lepas dari skandal korupsi yang menjerat wanita tersebut dengan sejumlah konglomerat di negara itu.
Hal inilah yang membuat protes terhadapnya semakin besar di Korea Selatan, terutama di Ibu Kota Seoul.
Baca juga:
Kerusuhan pecah di Seoul pasca pemakzulan Presiden Park Geun-hye
Demo pemakzulan Presiden Korsel, dua orang tewas
Presiden Korsel resmi dimakzulkan, pemilu digelar dalam 60 hari
Usai dimakzulkan, di mana Presiden Korea Selatan akan tinggal?
Jejak karier Presiden Korsel Park Geun-hye hingga dimakzulkan
Tak puas memakzulkan, oposisi Korsel minta Park Geun-hye dipenjara