Kemenlu sebut tak ada WNI jadi korban serangan di parlemen Inggris
Kemenlu sebut tak ada WNI korban serangan di Parlemen Inggris. Indonesia sendiri mengutuk tindakan teror dan menyampaikan simpati dan duka cita kepada korban dan keluarga korban. KBRI London juga telah membuka hotline terkait aksi teror ini.
Kementerian Luar Negeri Indonesia menyatakan sejauh ini belum ada kabar warga negara Indonesia menjadi korban tewas dalam teror di Parlemen Inggris. Dalam serangan diduga dilakukan kelompok teror tersebut lima orang termasuk pelaku penyerangan dan 40 orang luka-luka.
"Sejauh ini tidak terdapat WNI yang menjadi korban," kata Jubir Kementerian Luar Negeri RI Armanatha Nasir dalam keterangannya kepada merdeka.com, Kamis (23/3).
Indonesia sendiri mengutuk tindakan teror dan menyampaikan simpati dan duka cita kepada korban dan keluarga korban. KBRI London juga telah membuka hotline terkait aksi teror ini.
"Hotline KBRI London +44 7881221235. KBRI London juga sudah mengeluarkan himbauan di websitenya agar WNI terus waspada dan hubungi KBRI jika membutuhkan bantuan," kata Armanatha.
Sebelumnya, seorang pria tidak dikenal dilaporkan ditembak aparat kepolisian tepat di depan Parlemen Inggris, atau dikenal sebagai Palace of Westminster. Serangan itu membuat polisi menutup seluruh akses masuk ke dalam gedung tersebut.
Baca juga:
Satu polisi ikut tewas dalam insiden serangan di Parlemen Inggris
The Bletchley, bar unik bertema mata-mata di London
Aksi pasukan polisi London lumpuhkan teroris di kapal pesiar
Wali Kota London: Tidak ada karpet merah buat Donald Trump
Biola terlangka tahun 1684 ini akan dilelang Rp 32,5 M
Napak tilas ke surga kaum homo di jantung London
Cara unik petinju cantik Irlandia latihan fisik dengan bola tenis