Jet tempur Yunani jatuh di pangkalan udara Spanyol, sepuluh tewas
Pesawat tempur jenis F-16 itu tabrak pesawat lain yang diparkir.
Sepuluh orang tewas dan 13 orang lainnya mengalami luka-luka akibat jatuhnya pesawat tempur milik Yunani di pangkalan udara pelatihan NATO di Spanyol. Dari berbagai sumber disebutkan jika kecelakaan tersebut terjadi lantaran pesawat F-16 itu gagal lepas landas yang kemudian menabrak pesawat lain yang sedang di parkir.
Sebagian besar yang tewas dan terluka merupakan orang asing. Dua dari 10 yang tewas merupakan pilot Yunani yang mengendarai pesawat itu. Ada juga dari Prancis dan Italia.
Tujuh dari korban luka berat berada di rumah sakit. Kementerian pertahanan Spanyol tidak mau membeberkan identitas korban luka dan tewas hingga keluarga korban tahu.
Juru bicara Pentagon, Letkol Udara Vanessa Hillman mengatakan, "Berdasarkan laporan awal, tidak ada personel Amerika Serikat yang tewas, namun kita belum tahu jumlah personel yang dirawat lantaran luka ringan," seperti dilaporkan Daily Mail, Selasa (27/1).
"Pesawat tersebut merupakan bagian dari Program Kepemimpinan Taktis dari NATO yang sedang melakukan pelatihan. Ketika hendak mengudara, pesawat tersebut kehilangan kekuatan, dan mengalami kecelakaan di area parkir pesawat, serta menabrak beberapa pesawat yang sedang terparkir di sana," ujar jubir Kementerian Pertahanan Spanyol.
Sekretaris Jendral NATO, Jens Stoltenberg turut angkat suara. Dia menyampaikan ungkapan bela sungkawa.
"Saya sangat sedih dengan kecelakaan jet tempur milik Yunani di Spanyol yang memakan banyak korban. Tragedi ini mempengaruhi keluarga NATO secara keseluruhan," katanya.
Baca juga:
Tupolev dan Yakovlev, pendahulu Sukhoi Superjet 100
Pilot Superjet-100 nahas bekas kosmonot
ATC nyatakan pilot Sukhoi Superjet 100 kenali medan
Pesawat militer Sri Lanka jatuh di kebun karet, 4 orang tewas
Pesawat militer berpenumpang Menteri Pertahanan Laos jatuh
Pesawat militer Libya jatuh di Tunisia, seluruh penumpang tewas
Satu orang selamat dari jatuhnya pesawat militer di Aljazair