LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Jepang Hadapi Kebakaran Hutan Terbesar dalam 3 Dekade, Menyebar hingga 2100 Hektare

Jepang menghadapi kebakaran hutan terbesar dalam 30 tahun terakhir. Ribuan warga mengungsi, 2.100 hektare lahan habis terbakar.

Rabu, 05 Mar 2025 09:28:59
jepang
Jepang Dilanda Kebakaran Terbesar dalam 3 Dekade, Menyebar hingga 2100 Hektare (Foto: Fire And Disaster Management Agency Handout/EPA atau Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serika (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

Jepang saat ini sedang menghadapi tantangan besar akibat kebakaran hutan yang merupakan yang terburuk dalam lebih dari tiga dekade. Sejak akhir Februari 2025, api yang berkobar telah menghanguskan lebih dari 2.100 hektare lahan di Ofunato, yang terletak di Prefektur Iwate, timur laut Jepang. Akibat bencana ini, lebih dari 1.200 penduduk terpaksa mengungsi ke tempat penampungan, sementara ribuan lainnya mencari perlindungan di rumah sanak saudara.

Faktor utama yang memperburuk kebakaran ini adalah kondisi cuaca ekstrem. Ofunato mengalami musim dingin yang sangat kering, dengan curah hujan hanya mencapai 2,5 mm sepanjang bulan Februari, yang jauh di bawah rata-rata bulanan sebesar 41 mm. Selain itu, angin kencang yang bertiup mempercepat penyebaran api di daerah berbukit yang dipenuhi pohon pinus yang mudah terbakar.

Upaya pemadaman yang dilakukan oleh lebih dari 2.500 petugas pemadam kebakaran dan anggota Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) terus berlanjut. Namun, hingga awal Maret, api masih belum sepenuhnya terkendali. Pihak berwenang telah mengeluarkan peringatan bahwa kebakaran ini dapat terus meluas jika tidak ada perubahan dalam kondisi cuaca.

Kronologi Kebakaran

Kebakaran hutan pertama kali teridentifikasi pada tanggal 26 Februari 2025 di daerah Ofunato, yang berjarak sekitar 500 km dari Tokyo. Dengan cepat, api menyebar ke kawasan pemukiman, menghancurkan lebih dari 80 bangunan dan mengakibatkan pemadaman listrik di ratusan rumah.

Advertisement

Pada tanggal 1 Maret 2025, luas area yang terbakar telah mencapai lebih dari 1.200 hektare. Menyikapi situasi tersebut, pemerintah setempat segera mengeluarkan perintah evakuasi bagi ribuan penduduk, banyak di antara mereka yang dipindahkan ke sekolah-sekolah dan gedung olahraga yang dijadikan sebagai tempat penampungan sementara.

Empat hari setelah kebakaran dimulai, rekaman udara yang ditayangkan oleh NHK memperlihatkan sisa-sisa bangunan yang terbakar dan asap putih tebal yang masih mengepul dari wilayah yang terkena dampak. Hingga tanggal 4 Maret 2025, area yang terbakar telah meluas menjadi 2.100 hektare, menjadikannya sebagai kebakaran terbesar yang terjadi sejak akhir tahun 1980-an.

Advertisement

Penyebab Kebakaran: Gabungan Faktor Cuaca dan Vegetasi Mudah Terbakar

Jepang Dilanda Kebakaran Terbesar dalam 3 Dekade, Menyebar hingga 2100 Hektare (Foto: Fire And Disaster Management Agency Handout/EPA atau Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serika © 2025 Liputan6.com

Beberapa faktor yang menyebabkan kebakaran ini menyebar dengan cepat telah diidentifikasi oleh para ahli. Salah satu faktor utama adalah kondisi cuaca yang sangat kering di bagian timur laut Jepang. Menurut Badan Meteorologi Jepang, Ofunato mengalami musim dingin terkering sejak pencatatan dimulai pada tahun 1946.

Cuaca kering, ditambah dengan angin kencang dan medan yang curam, mempercepat penyebaran api. Banyak pohon di area tersebut adalah jenis konifer yang memiliki sifat mudah terbakar.

Selain itu, perubahan iklim juga berperan dalam meningkatkan intensitas kebakaran ini. Tahun 2024 tercatat sebagai tahun terpanas dalam sejarah Jepang, dengan suhu rata-rata yang meningkat sebesar 1,48°C dibandingkan dengan periode 1991-2020. Pemanasan global berkontribusi pada kondisi musim dingin yang lebih kering dan angin yang lebih kuat, sehingga meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan di Jepang.

Respons Pemerintah dan Upaya Pemadaman Api

Menanggapi situasi krisis yang terjadi, Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, telah menginstruksikan untuk mengerahkan sebanyak mungkin personel pemadam kebakaran serta Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) guna mengatasi kebakaran yang melanda.

Meskipun kebakaran ini sulit untuk dihentikan dalam waktu singkat, Ishiba menegaskan bahwa pemerintah akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengurangi dampak kebakaran terhadap kawasan permukiman.

Dalam upaya pemadaman, sebanyak 17 helikopter pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk membantu proses dari udara. Namun, kondisi medan yang berbukit serta angin kencang menjadi kendala yang mengurangi efektivitas operasi pemadaman tersebut. Pihak berwenang berharap akan terjadi perubahan cuaca yang menguntungkan, dengan perkiraan hujan yang diprediksi mulai turun pada tanggal 6 Maret 2025.

Dampak terhadap Warga

Kebakaran ini tidak hanya menyebabkan kerusakan yang signifikan, tetapi juga berdampak pada kehidupan sehari-hari masyarakat Ofunato. Lebih dari 700 rumah terpaksa mengalami pemadaman listrik akibat kerusakan pada infrastruktur kelistrikan di area yang terdampak.

Banyak warga kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi ke lokasi penampungan sementara. Seorang warga yang dievakuasi, Hiroshi Tanaka, mengungkapkan kesedihannya atas bencana ini.

Selain itu, kebakaran juga mengganggu layanan transportasi di wilayah tersebut. Jalur kereta api yang menghubungkan Ofunato dan Sanriku harus dihentikan sementara akibat asap tebal yang menghalangi jalur perjalanan.

People Also Ask

1. Di mana kebakaran hutan terbesar di Jepang terjadi?

Kebakaran terjadi di Ofunato, Prefektur Iwate, Jepang timur laut, sekitar 500 km dari Tokyo.

2. Berapa luas kebakaran yang terjadi di Jepang?

Hingga 4 Maret 2025, kebakaran telah meluas hingga 2.100 hektare, menjadikannya yang terbesar dalam lebih dari 30 tahun.

3. Apa penyebab utama kebakaran ini?

Cuaca kering ekstrem, angin kencang, dan vegetasi yang mudah terbakar menjadi faktor utama penyebaran api.

4. Bagaimana upaya pemerintah dalam menangani kebakaran ini?

Advertisement

Lebih dari 2.500 petugas pemadam kebakaran dan 17 helikopter telah dikerahkan, serta evakuasi ribuan warga dilakukan untuk mencegah korban jiwa lebih banyak.

Berita Terbaru
  • Empat Pengurus Inti KONI Makassar Mundur, Diduga Tak Sejalan dengan Ketua dan Masalah Anggaran
  • Bank Sulteng Tegaskan Dana CSR Tidak Digunakan untuk Kegiatan Sulteng Nambaso
  • FKUB Sulteng Bedah Program Berani Berkah, Perkuat Moderasi Beragama dan Nilai Spiritual
  • Pemprov Sulteng Amankan Empat Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal, Lindungi Warisan Budaya Daerah
  • KONI Pusat Pastikan PON 2028 Fokus Cabor Olimpiade, Siapkan Atlet Sejak Dini
  • berita update
  • jepang
  • kebakaran
  • kebakaran hutan
  • kebakaran jepang
  • konten ai
  • news oke
Artikel ini ditulis oleh
Editor Ricka Milla Suatin
R
Reporter Rizka Nur Laily Muallifa, Alieza Nurulita
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.