Iran Tunjuk Ahmad Vahidi Jadi Komandan Garda Revolusi Usai Mohammad Pakpour Tewas Dibunuh AS-Israel
Vahidi ditunjuk untuk menggantikan Mohammad Pakpour, yang tewas dalam serangan AS dan Israel baru-baru ini.
Iran menunjuk Ahmad Vahidi, mantan menteri pertahanan dan dalam negeri, sebagai komandan baru Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada Minggu (1/3), sebagaimana dikutip dari Iran International.
Pengumuman tersebut menyusul pembunuhan beberapa komandan militer senior Iran pada Sabtu (1/3), termasuk Mohammad Pakpour, mantan kepala Garda Revolusi.
Tak Hanya Ayatollah Khamenei, Menhan, Kasad hingga Komandan Garda Revolusi Iran Gugur Diserang AS-Israel
Sejumlah komandan tinggi militer Iran dipastikan tewas dalam serangan teroris dilakukan Amerika Serikat (AS) dan Israel di Teheran pada Sabtu (1/3) pagi. Kabar kematian sejumlah pejabat negeri persia itu dilaporkan kantor berita Iran, Tasnim.
Menurut laporan media tersebut, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi, Komandan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRCG) Mayor Jenderal Mohammad Pakpour, Sekretaris Dewan Pertahanan Iran Ali Shamkhani, dan Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Aziz Nasirzadeh termasuk di antara tokoh-tokoh gugur dalam serangan AS dan Israel pada pertemuan Dewan Pertahanan pada Sabtu (1/3) pagi.
Ali Khamenei Gugur
Sebelumnya, pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Ali Khamenei juga menjadi korban serangan militer AS-Israel pada Sabtu (1/3) pagi waktu setempat.
Ayatollah Khamenei memimpin Iran dan Umat Islam selama 37 tahun sejak meninggalnya mendiang pendiri Republik Islam Imam Khomeini pada tahun 1989.
Masa Berkabung
Kabinet Menteri Iran telah mengumumkan 40 hari berkabung nasional setelah kematian Pemimpin Revolusi Islam.
Angkatan Bersenjata Iran telah menanggapi agresi AS-Israel dengan meluncurkan serangan rudal dan drone besar-besaran ke wilayah-wilayah pendudukan Israel dan pangkalan-pangkalan Amerika di wilayah tersebut.