Iran Tembak Jatuh Drone Canggih Hermes 900 Israel
Apa tindakan yang diambil oleh militer Israel setelah drone canggih mereka diserang oleh Iran?
Iran menembak jatuh sebuah drone canggih milik Israel di Isfahan. Drone ini adalah Hermes 900 yang diproduksi Israel. Insiden ini dikonfirmasi militer Israel serta media resmi Iran.
Televisi nasional Iran, IRIB, menayangkan video memperlihatkan serpihan dari pesawat tak berawak yang diduga merupakan Hermes 900 pada Rabu (18/6) pagi. Pasukan Penjajah Israel (IDF) mengonfirmasi salah satu drone mereka jatuh di wilayah Iran setelah terkena tembakan rudal permukaan-ke-udara saat sedang melaksanakan misi. Meskipun demikian, IDF menegaskan tidak ada kekhawatiran mengenai kebocoran data sensitif dari pesawat tersebut.
"Selama operasi, sebuah rudal permukaan-ke-udara diluncurkan ke arah kendaraan udara nirawak milik angkatan udara. Pesawat jatuh di wilayah musuh, namun tidak membawa risiko kebocoran informasi," demikian pernyataan resmi IDF, yang dikutip dari laman Times of Israel, pada Kamis (19/6).
Jatuhnya drone Hermes 900 di Isfahan menjadi pukulan strategis bagi Israel, sekaligus menunjukkan sistem pertahanan Iran belum sepenuhnya lumpuh. Militer Israel menyatakan insiden ini masih dalam tahap investigasi.
Selain drone canggih ini, iran juga telah menembak jatuh empat jet tempur F-35 Israel. Jet tempur keempat ditembak jatuh pada Selasa (17/6) di Tabriz.
Direktur Jenderal Manajemen Krisis Azerbaijan Timur, Majid Farshi, mengatakan pertahanan udara Angkatan Bersenjata Iran di Tabriz berhasil menembak jatuh jet tempur F-35 Israel tersebut, seperti dilansir IRNA, Rabu (18/6).
Farshi mengatakan dua pesawat tempur tanpa awak sebelumnya juga telah ditembak jatuh di Tabriz. Tiga lokasi di sekitar Tabriz menjadi sasaran pada hari Selasa, dan sistem pertahanan udara terlibat dalam serangan kendaraan udara mikro (MAV) Israel.