Iran larang warganya umrah karena konflik Yaman
Larangan itu juga muncul karena dua pria Iran dilecehkan di bandara Jeddah bulan lalu.
Juru bicara Kementerian Kebudayaan Iran Hussein Nushabadi mengatakan kepada wartawan, seluruh warga Negeri Mullah itu dilarang berangkat melaksanakan ibadah umrah ke Makkah, Arab Saudi, lantaran konflik Yaman.
Selama ini Iran dan Saudi berseteru dalam konflik Yaman. Iran mendukung pemberontak Houthi yang beraliran Syiah dan kini menguasai Ibu Kota Sanaa. Sedangkan Saudi mendukung pemerintah Yaman.
Surat kabar the Independent melaporkan, Senin (13/4), seruan larangan ini juga terjadi setelah dua pria Iran dilecehkan secara seksual ketika tiba di bandara Jeddah bulan lalu.
Nushabadi juga menyatakan hukuman mati akan diberlakukan bagi mereka yang melanggar.
Akibat kejadian dua pria Iran yang dilecehkan itu Presiden Hassan Rouhani memerintahkan penyelidikan dan Kementerian Luar Negeri Iran memanggil diplomat Saudi untuk meminta keterangan.
Baca juga:
Aksi meriam Saudi gempur militan Syiah Houthi di perbatasan
Pemerintah Indonesia berhasil evakuasi 112 WNI dari Yaman
Ini alasan Dubes Arab Saudi mengenai penyerangan Arab ke Yaman
Iran-Saudi semakin terang-terangan 'perang' di Yaman
Mahasiswa RI di Yaman tidak perlu khawatir soal kuliah tertunda
Ini daftar tentara Syiah terkuat di muka bumi
Pertempuran sengit warga Yaman bantu pasukan koalisi serang Houthi
AS segera kirim bantuan senjata buat perangi pemberontak Yaman