Ini daftar tentara Syiah terkuat di muka bumi
Merdeka.com - Konflik di Yaman yang tengah berlangsung saat ini disebut-sebut bernuansa Syiah-Sunni lantaran pemberontak Houthi yang saat ini menguasai Ibu Kota Sanaa beraliran Syiah. Mereka menggulingkan Presiden Yaman sebelumnya yang beraliran Sunni dan didukung Arab Saudi.
Pemerintah Iran disebut-sebut mendukung kelompok pemberontak yang menguasai Ibu Kota Sanaa sejak September tahun lalu itu.
Saudi dan Iran selama ini memang berseteru di Timur Tengah. Keduanya ingin mempunyai pengaruh lebih besar di kawasan paling bergejolak di muka bumi ini.
Meski secara umum kaum Syiah masih minoritas dibanding kaum Sunni, namun kekuatan mereka tidaki bisa dipandang sebelah mata. berikut adalah daftar tentara Syiah terkuat dimuka bumi.
Pemberontak Houthi Yaman
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPemberontak Houthi yang kini menguasai Ibuu Kota Sanaa, Yaman, mampu menguasai kota itu hanya dalam waktu empat hari pada September tahun lalu.Di sejumlah dinding di Sanaa, terpampang slogan pemberontak Houthi yang terinspirasi dari Revolusi Iran pada 1979. "Allah Maha Besar. Mampuslah Amerika. Matilah Israel. Allah mengutuk Yahudi. Kemenangan bagi Islam," begitu bunyi slogan mereka, seperti dilansir BBC, pertengahan Maret lalu.Kelompok beraliran Syiah Zaidi itu kini sudah mendirikan apa yang disebut Komite Revolusioner bertujuan memberantas korupsi di pemerintahan sebelumnya.Mayoritas warga Yaman adalah muslim, sebagian kecil beragama Yahudi, Kristen, Hindu, dan Bahai. Syiah Zaidi di Yaman kurang lebih ada sepertiga dari warga muslim. Sisanya menganut paham Sunni.Nama aliran Zaidi mereka berasal dari Zaid bin Ali, cucu dari Imam Hussain, cucu Nabi Muhammad. Kaum Syiah Zaidi meyakini Zaid bin Ali adalah imam mereka. Sedangkan kaum Syiah pada umumnya meyakini 12 imam tanpa memasukkan Zaid bin Ali sebagai imam.Kaum Houthi kebanyakan berada di sebelah utara dan barat laut Yaman, berbatasan langsung dengan Arab Saudi.Awal pergerakan pemberontak Houthi berasal dari era tiga dekade lalu dalam bentuk organisasi keagamaan bernama Shabab al-Momin. Organisasi ini punya agenda mengenalkan kondisi sosial politik dan budaya kepada kaum muda Zaidi Yaman. Buku-buku sekolah bikinan negara menghapus sejarah bahwa Yaman pernah dikuasai oleh pemimpin atau imam dari kalangan Syiah Zaidi. Organisasi ini berubah menjadi organisasi politik dan sempat menggelar unjuk rasa damai pada 2004. Saat itu negara menghukum mereka sehingga muncullah sayap militer Houthi yang kini menjadi kelompok pemberontak.Menurut Yemen Post, kekuatan Houthi berkisar antara seribu hingga 3.000 personel pada 2005. Dan pada 2009 kekuatan mereka menjadi sekitar 2.000 hingga 10 ribu personel. Menurut pakar bernama Ahmed Al-Bahri, kini Houthi didukung sekitar seratus ribu hingga 200 ribu pengikut.Pejabat Yaman dan Iran mengatakan Houthi mendapat pasokan senjata dari Iran, termasuk uang dan pelatihan militer sejak 2004.Bocoran dokumen Wikileaks menyatakan Amerika meyakini kelompok Houthi mendapat senjata dari pasar gelap di Yaman.
Hizbullah Libanon
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPada Oktober 2006, Hizbullah mengklaim mereka punya persenjataan sebanyak 33 ribu roket. Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) meyakini kelompok perlawanan Libanon itu mempunyai sedikitnya 30 ribu roket.Cukup sulit mengetahui kekuatan pasti dari militer Hizbullah. Namun kelompok muslim Syiah pimpinan Hassan Nasrallah itu disebut-sebut sebagai satu-satunya kelompok organisasi bersenjata non-negara terkuat di dunia dengan kekuatan 10 ribu lebih roket dan rudal.Roket Katyusha menjadi andalan Hizbullah ketika perang Libanon melawan Israel pada 2006. Ketika itu Hizbullah meluncurkan sedikitnya 3.970 roket ke wilayah Israel hingga menewaskan 44 warga sipil Israel dan 118 tentara Negeri Bintang Daud itu.Kekuatan pasukan Hizbullah berjumlah sekitar 4.000 personel dan 10 ribu pasukan cadangan. Selain Katyusha, Hizbullah juga punya roket Zelzal berjumlah skeitar 450 buah. Roket 600 milimeter buatan Iran ini berjarak tembak 250 kilometer. Ada lagi rudal jarak menengah Fajar-3 buatan Iran berjumlah 2.000 roket.Fajar-5, yakni rudal 220 milimeter dan 302 milimeter buatan Suriah juga melengkapi persenjataan mereka.
Garda Revolusi Iran
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDari catatan globalfirepower.com, kekuatan balatentara Republik Islam Iran diperkirakan mencapai 545.000 personel. Namun, jumlah pasukan cadangan negara ini mencapai 1.800.000 orang, sebagian besar di antaranya bagian dari Garda Revolusi, pasukan elite penjaga ideologi revolusi Iran.Pasukan bernama lengkap Korps Garda Revolusi Islam Iran ini dibentuk pimpinan tertinggi Ayatollah Ruhollah Khamenei usai revolusi untuk menjatuhkan pemerintahan Shah Reza Pahlavi. Dalam menjalankan operasinya, pasukan ini hanya dapat dikendalikan Khamenei, sehingga seluruh operasi dilaporkan langsung kepada pimpinan tertinggi.Layaknya pasukan reguler, Garda Revolusi juga memiliki komponen udara, laut dan darat dengan jumlah personel diperkirakan mencapai 150 ribu orang. Korps ini memiliki tugas utama untuk menjaga keamanan dalam negeri, serta mencegah kudeta atas pemahaman revolusi Iran. Namun, pasukan ini juga dapat digunakan untuk membantu tentara reguler.Seorang analis militer memperkirakan, Garda Revolusi Iran pertama kali dilibatkan dalam Perang Iran-Irak pada 1980-1988. Iran mengerahkan Pasukan Quds yang berjumlah 10 ribu sampai 15 ribu personel. Pasukan ini juga kerap kali terlibat dalam berbagai ekspansi militer di luar Iran. Pasukan ini dipercaya untuk menjalin relasi dengan kelompok Syiah dan Kurdi di seluruh dunia.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya