LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Inggris dan Uni Eropa Nyatakan Vaksin Astrazeneca Aman

Jerman, Prancis, Spanyol dan sejumlah negara lain menunda penggunaan vaksin produksi Inggris-Swedia itu setelah negara anggota Uni Eropa melaporkan 30 kasus penggumpalan daarah.

2021-03-19 15:42:09
Vaksin AstraZeneca
Advertisement

Badan Obat-obatan Eropa (EMA) kemarin menyatakan vaksin AstraZeneca aman digunakan setelah 13 negara Uni Eropa sebelumnya menunda penggunaan vaksin itu.

EMA menggelar pertemuan khusus untuk mengamati hubungan antara penggumpalan darah yang ditemukan pada sejumlah kasus setelah orang disuntik vaksin AstraZeneca.

Dilansir dari laman Deutsche Welle, Jumat (19/3), Jerman, Prancis, Spanyol dan sejumlah negara lain menunda penggunaan vaksin produksi Inggris-Swedia itu setelah negara anggota Uni Eropa melaporkan 30 kasus penggumpalan daarah, termasuk kasus yang jarang terjadi yaitu cerebral venous thrombosis (CVT).

Advertisement

Sejauh ini sudah 5 juta warga Eropa mendapat vaksin AstraZeneca.

Emer Coke, direktur eksekutif EMA, mengatakan vaksin AstraZeneca aman dan pilihan efektif untuk melindungi warga dari Covid-19. EMA mengatakan efektivitas vaksin itu jauh lebih menguntungkan ketimbang risiko yang ada setelah "kesimpulan ilmiah cukup jelas."

Namun di saat yang sama EMA menuturkan mereka tidak bisa mengabaikan hubungan antara vaksin dengan penggumpalan darah.

Advertisement

EMA akan menggelar penelitian tambahan terhadap masalah ini dan menyarankan selebaran mengenai vaksin ini menyertakan informasi soal penggumpalan darah demi kewaspadaan warga.

Sementara itu otoritas kesehatan Inggris mengatakan tidak ditemukan ada hubungan langsung antara vaksin AstraZeneca dengan penggumpalan darah. Inggris tetap melanjutkan program vaksinasi dengan vaksin AstraZeneca terhadap 11 juta rakyatnya.

"Bukti-bukti yang ada tidak menandakan penggumpalan darah di pembuluh vena disebabkan oleh vaksin Covid-19 AstraZeneca," kata otoritas kesehatan Inggris MHRA kemarin.

Kepala medis AstraZeneca, Ann Taylor, menyambut baik kabar dari Uni Eropa dan Inggris tersebut.

"Keamanan vaksin nomor satu dan kami menyambut baik keputusan para penentu kebijakan yang menegaskan keuntungan vaksin kami dalam menghentikan pandemi," kata Taylor dalam pernyataan.

Baca juga:
BPOM: Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dapat Mulai Digunakan
Tenaga Kesehatan China Positif Covid-19 Meski Sudah Disuntik Vaksin
Anjing Pelacak di Thailand Bisa Deteksi Covid-19 Melalui Keringat
Varian Baru Covid-19 Ditemukan di Prancis Barat, Virus Sulit Terdeteksi Alat Tes
Penelitian Israel: Ibu Hamil yang Divaksinasi Lahirkan Bayi dengan Antibodi Covid
Indonesia & 20 Negara di Dunia Hentikan Penggunaan Vaksin AstraZeneca

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.