Ikut pesta kelulusan, pelajar Iran dihukum cambuk 99 kali
Mereka tidak boleh mengikuti acara di mana laki-laki dan perempuan bercampur.
Puluhan pelajar Iran dihukum cambuk sebanyak 99 kali akibat datang ke pesta campuran (laki-perempuan) usai upacara kelulusan. Pesta itu berlokasi di Qazvin, 140 kilometer sebelah barat laut Teheran.
Berbicara kepada Kantor Berita Mizan, Jaksa Ismaeil Sadeqi Niaraka mengatakan sidang pengadilan khusus akan digelar setelah muda-mudi itu yang berpesta itu dikumpulkan.
"Setelah kita terima informasi banyaknya jumlah pria dan wanita di vila itu, semua yang datang ke pesta ditahan," ujarnya, seperti dikutip laman Independent, Sabtu (28/5).
Dalam pesta tersebut, para wanita diceritakan setengah bugil, mengenakan pakaian Islami namun juga berjoget bebas. Menurut Niaraki dari Kelompok Oposisi Nasional Dewan Ketahanan Iran (NCRI) perbuatan itu tidak akan mendapat toleransi.
"Pengadilan tidak akan menoleransi pelanggar hukum, meski membuat pengecualian seperti kebebasan dan bersenang-senang di pesta kelulusan, pesta campuran membuat masalah untuk masa depan pendidikan mereka," katanya.
Modernitas di masa kepemimpinan Presiden Hassan Rouhani ternyata adalah omong kosong belaka.
Baca juga:
Gadis Iran nyamar jadi pria demi tonton pertandingan bola di stadion
Takut polisi syariah, wanita Iran berambut pendek & berpakaian pria
Iran sesumbar bisa hancurkan Israel kurang dari 8 menit
5 Cerita paling miris wanita dilarang tonton pertandingan olah raga
Tak mau kompromi dengan Saudi, Iran terus genjot produksi minyak
Istri kedua menlu Iran dituduh mata-mata negara Barat