LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Google mengakui tak cantumkan Palestina di Maps

Jurnalis Palestina menuding Google sengaja menghapus wilayah mereka di peta Internet untuk propaganda Israel

2016-08-10 13:32:56
Konflik Palestina-Israel
Advertisement

Lebih dari 180 ribu orang telah menandatangani petisi online menuntut Google mencantumkan keterangan wilayah Palestina di aplikasi Google Maps. Petisi tersebut tertuang dalam situs Change.org sejak lima bulan yang lalu. Munculnya petisi ini dimulai ketika beberapa jurnalis dan pegiat Internet Timur Tengah menemukan fakta Google menghilangkan Palestina dari peta online. Wilayah-wilayah itu justru dimasukkan dalam naungan Israel.

Al Arabiya melaporkan, Rabu (10/8), juru bicara Google akhirnya merespon petisi tersebut setelah pemberitaan meluas. Raksasa TI Amerika Serikat itu mengklaim memang belum mengakui keberadaan negara Palestina.

"Memang belum ada label Palestina dalam Google Maps, kendati demikian kami menemukan adanya bug dalam sistem yang menghapus label 'Tepi Barat' dan 'Jalur Gaza'. Kami secepatnya akan menaruh label tersebut ke dalam map," kata jubir Google.

Advertisement

Merujuk informasi di petisi tersebut, dulunya ada garis batas merah membedakan wilayah Israel dengan Tepi Barat ataupun Jalur Gaza. Belakangan garis titik-titik merah itu hilang.

Google menyatakan adanya gangguan soal peta wilayah ini sangat mungkin terjadi, karena akurasi Maps ditentukan pula oleh sumbangan data dari netizen di lokasi masing-masing.

"Data yang ada pada kami meliputi informasi seperti nama tempat, perbatasan, dan peta jalan berasal dari kombinasi dari pihak penyokong ke tiga dan sumber publik. Hal tersebut membantu kami menyediakan tampilan map yang komprehensif. Hal itu juga mengartikan bahwa data yang kami miliki akan sangat mungkin bervariasi," kata Google.

Advertisement

Forum Jurnalis Palestina telah menuding Google secara sengaja menghilangkan Palestina di peta internet sejak 25 Juli. Mereka mengecam sikap Google yang dinilai menjadi antek Israel. Google sebetulnya telah resmi mengakui Palestina sebagai negara. Pada Mei 2013, semua layanan Google tidak lagi menyebut 'Teritori Palestina' melainkan cukup 'Palestina' saja.

Baca juga:
Palestina hilang dari Google Map, netizen ramai ajukan petisi
Nama Palestina hilang dari Google Maps, diganti dengan Israel
Lembaga amal di Jalur Gaza dituding menggelapkan dana bantuan asing
Menengok tempat-tempat rekreasi di tengah reruntuhan Gaza
Polisi Israel kembali bongkar bangunan warga Palestina
Empat orang ini dihukum mati sebab bocorkan rahasia negara

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.