LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Genjot angka kelahiran, Jepang bayar perempuan donor sel telur

Dengan bank berisi sel telur, diharapkan wanita tua di Jepang tetap hamil walau kini terjadi krisis penduduk

2016-07-15 15:37:00
Jepang
Advertisement

Tim dokter yang diminta meningkatkan angka kesuburan inovatif di Jepang mengatakan, telah tersedia anggara senilai USD 1 juta untuk membayar perempuan supaya bersedia membekukan sel telur mereka. Sel telur itu dapat diaktifkan sewaktu-waktu di kemudian hari. Iwaho Kikuchi, salah satu anggota tim menyebutkan, hal ini bisa menyelamatkan regenerasi Jepang untuk beberapa puluh tahun lamanya.

Demi meningkatkan angka kelahiran ini, Urayasu, sebuah daerah di Jepang akan menjadi wilayah pertama yang menggunakan anggaran daerah untuk menutupi 80 persen dari biaya pembekuan sel telur itu.

Bagi rumah sakit Juntendo Universitas Urayasu, perempuan lokal berusia di kisaran 25 hingga 34 tahun akan mencoba menggunakan metode ini.

Advertisement

"Pembekuan sel telur ini menjadi pilihan mereka hingga usianya mencapai 45 tahun," ucap Kikuchi, seperti dikutip dari The Guardian, Jumat (15/7).

Untuk mengikuti metode ini, para wanita hanya perlu membayar 100 ribu Yen (setara Rp 1,2 juta) untuk pendaftaran prosedur tersebut. Biasanya, rumah sakit akan mengambil biaya sebesar 500 hingga 600 ribu Yen.

"Idenya adalah untuk menjaga sel telur bisa digunakan kala si wanita sudah berumur, dan semoga hal ini bisa meningkatkan kehamilan bagi perempuan di kelompok usia yang lebih tua," ujar Kikuchi.

Advertisement

Angka kelahiran di Jepang sangat rendah, saat ini seorang perempuan hanya memiliki satu anak di wilayah tersebut. Menurut data sensus tahun lalu, setidaknya ada 128.100.000 penduduk Jepang berusia di atas 64 tahun. Sedangkan jumlah anak di bawah 15 tahun sangat rendah.

Jika dihitung dengan gaya hidup saat ini, populasi keseluruhan akan turun menjadi 86 juta pada 2060 dengan proporsi orang yang berusi 65 tahun mencapai 40 persen dari total penduduk.

Baca juga:
Setangkai anggur di Jepang harganya mencapai Rp 141 juta
Politisi ini pakai poster kucing guna memenangkan kampanye politik
Keren, bus canggih tanpa sopir ini segera beroperasi di Jepang
Melihat suburnya ladang ganja terbesar di Jepang
Kaisar Jepang Akihito ingin turun tahta dalam waktu dekat

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.