FOTO: Khawatir Perang Pecah, Ribuan Warga Asing Bondong-Bondong Tinggalkan Lebanon (merdeka.com)
Advertisement
Ketegangan yang meningkat di Timur Tengah telah mendorong sejumlah negara untuk mengeluarkan seruan mendesak bagi warga negara asing agar segera meninggalkan Lebanon. Foto: REUTERS / Yara Abi Nader
Langkah ini diambil di tengah kekhawatiran bahwa Lebanon akan berada di garis depan perang regional, menyusul persiapan Iran dan sekutunya untuk merespons pembunuhan besar-besaran yang dituduhkan kepada Israel. Foto: REUTERS / Yara Abi Nader
Amerika Serikat telah mengeluarkan peringatan keras kepada warganya, mendesak mereka untuk meninggalkan Lebanon "dengan tiket apa pun yang tersedia". Foto: REUTERS / Yara Abi Nader
Peringatan ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran bahwa konflik di Timur Tengah dapat meluas dan membahayakan keamanan warga negara asing di Lebanon. Foto: REUTERS / Yara Abi Nader
Negara-negara lain seperti Inggris, Swedia, Perancis, Kanada, dan Yordania juga telah mengeluarkan peringatan serupa kepada warga negara mereka.Langkah ini menunjukkan keseriusan situasi dan potensi eskalasi yang dapat terjadi di wilayah tersebut. Foto: REUTERS / Yara Abi Nader
Lebanon, yang selama ini dikenal dengan keindahan alamnya dan keramahan penduduknya, kini menghadapi ancaman baru di tengah krisis keuangan yang berkepanjangan dan ketidakstabilan politik. Foto: REUTERS / Yara Abi Nader
Musim panas, yang biasanya menjadi waktu bagi para ekspatriat untuk pulang kampung dan merayakan pernikahan serta reuni keluarga, kini dibayangi ketakutan akan perang. Foto: REUTERS / Yara Abi Nader
Situasi ini menambah beban bagi Lebanon yang sudah berjuang menghadapi berbagai tantangan, termasuk krisis ekonomi yang parah dan ketidakpastian politik. Foto: REUTERS / Yara Abi Nader
Seruan untuk meninggalkan Lebanon ini diharapkan dapat meminimalisir risiko bagi warga negara asing di tengah ketegangan yang terus meningkat di kawasan. Foto: REUTERS / Yara Abi Nader
Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.
Menlu Retno Marsudi ungkap masih ada WNI terjebak di wilayah konflik Lebanon. Pemerintah Indonesia berupaya untuk mengevakuasi untuk kembali ke Tanah Air.
Warga Lebanon di selatan berbondong-bondong mengevakuasikan diri untuk menyelamatkan diri dari pemboman besar-besaran yang dilakukan Israel di Lebanon.
Pemerintah belum bisa memastikan kepul para WNI tersebut karena saat ini jalur penerbangan di sejumlah negara Timur Tengah menerapkan sistem buka tutup.
Puluhan orang dievakuasi ke Amman tersebut berasal dari dua gelombang evakuasi WNI yang dilakukan oleh Kemlu RI melalui jalur darat dari Beirut di Lebanon.