LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Duterte: Obama silakan pergi ke neraka!

Menurut Duterte, Obama seharusnya membantu mereka memberantas narkoba, bukan mengkritik kerjanya. Selain kepada Obama, Duterte juga menyuruh Uni Eropa untuk masuk ke api penyucian karena mengkritik pelanggaran HAM akibat perang narkoba tersebut.

2016-10-05 10:43:44
Rodrigo Duterte
Advertisement

Setelah menyebut Presiden Amerika Serikat Barack Obama brengsek, kali ini Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan Obama pergi ke neraka. Pernyataan tajam ini dilontarkan Duterte usai Obama dan Uni Eropa menaruh perhatian pada meningkatnya jumlah korban tewas perang narkoba di Filipina.

Duterte menyebutkan, Obama seharusnya mendukung Filipina mengatasi masalah serius mengenai narkoba di negara tersebut. Dia juga mengecam Amerika Serikat bahwa akan membuat sekutu dekat dengan China dan Rusia.

"Alih-alih membantu dan mendukung kita, Departemen Luar Negeri mereka (AS) malah jadi yang pertama mengkritik tentang perang narkoba ini. Obama, Anda bisa pergi ke neraka," ujar Duterte seperti dilaporkan Inquirer, Rabu (5/10).

Advertisement

Tak hanya kepada Obama, Duterte juga keras pada Uni Eropa. Pasalnya Uni Eropa mengaitkan perang narkoba ala Duterte dengan kasus pelanggaran hak asasi manusia.

"Dan untuk Uni Eropa, mungkin kalian lebih baik memilih ke api penyucian, karena neraka penuh," sambung mantan wali kota Davao tersebut.

Setelah balik dari kunjungan kerja ke Vietnam, Panglima Militer Filipina mengancam akan menarik kembali pelaksanaan Perjanjian Kerja Sama Pertahanan (EDCA) antara Filipina dan AS karena masalah ini.

Advertisement

Dalam kampanyenya, Duterte terus menyebut akan memberantas narkoba jika terpilih menjadi Presiden Filipina. Hal ini ditepatinya setelah menjabat akhir Juni lalu.

Hampir 3.000 jiwa melayang lantaran perang narkoba ala Duterte ini. Mereka yang tewas kebanyakan bandar dan pengguna narkoba.

Baca juga:
Duterte berjanji akan menguliti para koruptor hidup-hidup
Duterte mau dikudeta, militer Filipina selidiki kebenarannya
Bunuh jutaan pecandu narkoba, Duterte samakan dirinya dengan Hitler
Lantaran kalimat ini Duterte minta maaf kepada kaum Yahudi
Duterte berang Obama ikut campur masalah Filipina
Dari Obama sampai Paus, beraninya Duterte hina para pemimpin dunia

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.