LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Duterte Bercanda Akui Pakai Ganja Supaya Tetap Terjaga

Presiden Filipina Rodrigo Duterte dalam sebuah pidato kemarin sempat mengaku dirinya memakai ganja untuk tetap terjaga dalam menjalani jadwal kegiatannya yang padat.

2018-12-04 20:30:26
Filipina
Advertisement

Presiden Filipina Rodrigo Duterte dalam sebuah pidato kemarin sempat mengaku dirinya memakai ganja untuk tetap terjaga dalam menjalani jadwal kegiatannya yang padat.

Namun beberapa saat setelah itu, Duterte menarik pernyataannya, dengan mengatakan perkataannya itu hanyalah kelakar semata, demikian seperti dikutip dari laman Aljazeera, Selasa (4/12).

Sebelumnya, Duterte yang berpidato dalam sebuah agenda, mengeluhkan tentang kegiatannya yang padat dan menjelaskan bahwa ia tak bisa menangani hal tersebut. Ia memberikan contoh pada agendanya dalam KTT ASEAN di Singapura pada November 2018 lalu.

Advertisement

"Jangan bilang-bilang, tapi (Sultan Brunei Darussalam Hassanal) Bolkiah selalu tertidur, tapi dia punya bakat (untuk tetap terjaga) ... Anda tidak memperhatikan saja," kata Duterte.

"Kegiatan itu adalah aktivitas yang dapat membunuh Anda," kata Duterte menyebut agenda padat dalam KTT ASEAN.

"Saya tidak sering tertidur karena saya menggunakan mariyuana (ganja) untuk tetap terjaga," katanya, "Bagi yang lain, itu tidak mungkin."

Advertisement

Namun, usai pidatonya, Rodrigo Duterte mengatakan kepada para wartawan bahwa pernyataannya tentang menggunakan ganja, hanya kelakar semata.

Terlepas benar atau tidaknya, komentar itu pasti akan membuat keluarga korban yang tewas dalam operasi perang terhadap narkotika di Filipina merasa kesal, kata peneliti hak asasi manusia. Ganja ilegal di Filipina, tak seperti negara lain yang telah melegalkannya dan mengkategorikannya sebagai stimulan.

Perang kontroversial yang diterapkan Duterte terhadap narkoba telah menewaskan hampir 5.000 tersangka pengedar narkoba dan pengguna sejak ia menjabat pada tahun 2016.

"Ini pasti akan membuat keluarga semakin marah," kata Carlos Conde, seorang peneliti Filipina untuk Human Rights Watch yang berbasis di New York. "Ada ketidakselarasan antara apa yang diperjuangkan presiden dengan apa yang ia katakan."

Pada KTT ASEAN bulan lalu di Singapura, Rodrigo Duterte melewatkan beberapa pertemuan dan acara untuk melakukan tidur siang, menurut juru bicaranya Salvador Panelo.

Reporter: Rizki Akbar Hasan

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
3 Polisi Filipina Divonis 40 Tahun Penjara Usai Bunuh Remaja Diduga Terlibat Narkoba
Bentuk Pasukan Pembunuh Untuk Habisi Kelompok Separatis, Duterte Tuai Kecaman
Izin Ekspor Freeport Belum Disetujui China dan Filipina
Militan Abu Sayyaf bunuh lima tentara Filipina
Demi Tidur Siang, Duterte Lewatkan Serangkaian Pertemuan KTT ASEAN di Singapura
Duterte Kecam Latihan Militer di Laut China Selatan

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.