Disuruh keluar dari ISIS, militan ini bunuh ibunya di depan umum
Ibunya juga dianggap sudah murtad.
Pegiat kemanusiaan dari kelompok Raqqa Dibantai Diam-diam (RBSS) di Suriah melaporkan ada seorang militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) bernama Ali Saqr al-Qasim, 20 tahun, yang mengeksekusi ibunya sendiri di Kota Raqqa karena memintanya keluar dari ISIS.
Proses eksekusi itu berlangsung di muka umum di depan sebuah gedung kantor pos. Ali menembak mati ibunya dengan senapan.
Koran the Daily Mail melaporkan, Jumat (8/1), sebelumnya Qasim sudah melaporkan ibunya, Lena, 45 tahun, kepada atasannya karena dianggap sudah murtad dan sang ibu ingin mengajaknya keluar dari ISIS.
Karena takut dengan kekejaman ISIS, Ali akhirnya melaporkan ibunya hingga sang ibu ditangkap.
Belum diketahui mengapa Ali ditugaskan untuk mengeksekusi ibunya. Kemungkinan itu sebagai bentuk bukti kesetiaan kepada ISIS.
Akhirnya Lena dieksekusi di luar gedung kantor pos tempat dia bekerja.
Baca juga:
Bikin video eksekusi mata-mata, ISIS sebut PM Inggris keledai
Ini aksi ekstremis ISIS tembak mati lima mata-mata Inggris
Wanita ini jadi jurnalis perempuan pertama dibunuh ISIS
ISIS ancam serang penjara Saudi usai eksekusi tahanan teroris
Pasukan koalisi: wilayah kekuasaan ISIS di Irak dan Suriah menyusut
ISIS berhasil utak-atik rudal bekas AS untuk tembak pesawat