Disebut terlibat korupsi, Najib Razak pecat wakil PM Malaysia
Selain wakil perdana menteri, jaksa agung juga diganti.
Perdana Menteri Malaysia Najib Razak memecat wakilnya, Nuhyiddin Yassin, di tengah kisruh dugaan korupsi Rp 9,3 Triliun dari BUMN Malaysia 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang melibatkan sang perdana menteri.
Dikutip dari laman BBC, Selasa (28/7), Muhyiddin Yassin ikut mengkritik Najib meski perdana menteri Negeri Jiran itu membantah keras uang haram itu mengalir ke rekening pribadinya.
Kantor berita Bernama mengabarkan, selain wakil PM, Jaksa Agung Abdul Gani Patail yang memimpin penyelidikan kasus ini juga ikut diganti.
Namun alasan pemecatannya bukanlah terkait investigasi, melainkan kesehatan sang Jaksa Agung yang tidak memungkinkan dalam mengemban tugasnya.
"Kini publik Malaysia tengah meragukan bila PM mereka benar melakukan hal tersebut," ucap seorang wartawati BBC di Kuala Lumpur, Jennifer Pak.
Sebelumnya, juru bicara BUMN 1MDB juga menegaskan bila pemberitaan terkait transaksi mencurigakan ke rekening Najib hanya isu kacangan.
"1MDB menegaskan bahwa perusahaan tidak pernah menyediakan dana apapun kepada perdana menteri," ungkap keterangan tertulis 1MDB.
Baca juga:
Mahathir dituding dalang berita PM Malaysia kecipratan duit haram
Mahathir bantah tuduhan jadi dalang skandal yang seret PM Najib
PM Malaysia tuntut kantor berita yang sebut dia kecipratan duit BUMN
Adik PM Najib sebut politik di Malaysia dalam kondisi gawat darurat