LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Di Venezuela, uang Rp 26 juta hanya bisa membeli susu dan tepung

Krisis ekonomi makin memburuk, rakyat semakin aktif mendesak Presiden Nicolas Maduro lengser

2016-08-03 13:45:26
Venezuela
Advertisement

Tepung, susu dan pasta merupakan tiga makanan utama bagi masyarakat Venezuela. Namun, di tengah krisis ekonomi, harga bahan pokok ini melambung tinggi.

Hal tersebut rupanya menjadi permainan para penjual bahan pokok melihat langkanya barang-barang tersebut. Seperti dilaporkan CNN, Rabu (3/8), harga kebutuhan pokok tersebut melambung sangat tinggi dan jauh dari harga biasanya.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari itu, warga Venezuela membelinya di pasar gelap, namun harganya menghabiskan gaji sebulan. Harga untuk susu bubuk saja dijual bisa mencapai lebih dari 100 kali harga normal.

Advertisement

"Jika saya membeli di bachaqueros (pasar gelap), seluruh gaji saya bisa habis untuk tiga kilo beras," ujar Monica Savaleta yang berprofesi sebagai penari.

Warga Venezuela rata-rata memperoleh pendapat sekitar 15 ribu hingga 20 ribu bolivares (setara Rp 26,3 juta). Dengan gaji tersebut mereka membeli tepung dan pasta seharga 3 ribu bolivares (Rp 3,9 juta) per kilogram, serta susu seharga 7 ribu bolivares (setara Rp 9,2 juta) per liternya.

Advertisement

Venezuela terpaksa membeli makanan ke Kolombia (c) 2016 REUTERS/Carlos Garcia Rawlins



Wilfredo Cardona (25) bekerja sebagai tukang bangunan menyebutkan memperoleh gaji 40 ribu bolivares (setara Rp 52 juta) per bulannya, namun dia sulit untuk mendapatkan kebutuhan pokok di negaranya.

"Saya datang untuk membeli tepung, beras dan gula namun saya tidak menemukan satu pun di sini. Yang saya temukan hanya sabun dan saya tidak bisa makan sabun," seru Cardona.

Pekerja bangunan tersebut melanjutkan, dirinya akhirnya menghabiskan uang pendapatan di pasar gelap.

"Skenario 'terbaik' adalah, saya mendapatkan sekilo ayam, sekilo daging dan satu karung beras serta satu karung tepung jagung dan membayarnya dengan seluruh gaji saya, hanya itu," sambungnya.

Untuk mereka yang tidak memiliki uang lebih hanya bisa bertukar makanan dengan tetangganya, seperti yang dirasakan Wilmer Gomez.

"Saya hanya bekerja sebagai pembersih, saya berdiri untuk bertukar makanan dengan barang yang saya punya. Namun, saya tidak mendapatkan apapun," pungkasnya.

Krisis ekonomi di Venezuela terjadi sejak awal tahun ini. Kelangkaan bahan pokok di negara tersebut akhirnya menyebabkan warganya mendobrak masuk ke Kolombia dan menjarah toko di sana.

Baca juga:
Serbuan warga Venezuela ke supermarket negeri tetangga
Krisis ekonomi, ribuan warga Venezuela beli makanan ke Kolombia
500 Perempuan Venezuela terobos perbatasan Kolombia lantaran lapar
Aparat Venezuela tahan 400 orang yang menjarah karena lapar
Kelaparan akut, warga Venezuela barter popok dengan makanan
Krisis ekonomi parah, Venezuela jual 40 ton emas buat bayar utang
Venezuela tuding Amerika Serikat dalang krisis
Venezuela tuding oposisi rekayasa krisis ekonomi

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.