LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Demo anti-AS, massa di China keliru geruduk toko tiruan Apple

Sentimen anti-Barat selepas putusan soal Laut China Selatan belum mereda. Pemerintah minta rakyat China rasional

2016-07-24 13:06:50
Konflik Laut China Selatan
Advertisement

Kejadian kocak terjadi di China tiga hari lalu, ketika lebih dari 3 ribu orang menggelar unjuk rasa anti-Amerika Serikat. Niatnya ingin menggeruduk simbol korporasi Negeri Paman Sam, mereka malah salah sasaran.

Massa di Kota Jiangsu ini menggeruduk toko elektronik yang menjual produk-produk dengan logo apel berlubang, sekilas mirip cabang Apple Inc, perusahaan AS. "Boikot barang-barang Amerika, usir Apple dari China," kata koordinator aksi memakai pengeras suara.

Siapa sangka, yang mereka geruduk ternyata toko menjual barang palsu tiruan Apple, seperti dilansir Shanghaiist, Minggu (24/7). Sang pemilik toko, Zhu, ketakutan karena ribuan orang tiba-tiba memadati halaman tempat usahanya menjelang tengah malam. Mereka sempat menuntut masuk, tapi kemudian melakukan orasi selama kurang lebih 10 menit sebelum membubarkan diri.

Advertisement

"Saya bukannya tidak setuju dengan tuntutan orang-orang itu, tapi caranya salah," kata Zhu. Apple memiliki 36 toko resmi di seantero China, namun yang pasti mereka tidak membuka cabang di Jiangsu.

Pemerintah China menyadari sikap emosional warganya mulai meresahkan. Surat kabar corong pemerintah, Harian Rakyat, melalui kolom tajuk rencana meminta rakyat Tiongkok bersikap lebih rasional jika ingin mengekspresikan patriotisme. "Aksi seperti ini lebih tepat disebut mengganggu alih-alih patriotik," tulis Harian Rakyat.

Advertisement

Demonstran salah geruduk toko Apple tiruan di Jiangsu (c) 2016 Merdeka.com/Shanghaiist

Selama dua pekan terakhir, ribuan orang di pelbagai kota Negeri Tirai Bambu menggelar unjuk rasa. Mereka merespon keputusan Badan Arbitrase Internasional pada 12 Juli terkait Laut China Selatan, yang menolak klaim Beijing sebagai pemilik sah 80 persen perairan kaya sumber daya alam itu. Seperti diberitakan sebelumnya, banyak warga Tiongkok kini membenci AS. Mereka menduga pemerintah AS mempengaruhi keputusan Badan Arbitrase agar mengalahkan Beijing dalam sengketa Laut China Selatan.

Kemarahan warga menyasar produk-produk simbol AS, di antaranya gerai restoran cepat saji KFC, produk sepatu Nike, hingga toko menjual gawai buatan Apple Inc. Minggu lalu gerai KFC di Hangzhou, Zhejiang, Changsa, Yangzhou, hingga Hunan diboikot serta didemo ratusan orang.

Dilaporkan pula seorang pria di Kota Dalian menyerang penumpang di kereta bawah tanah karena menggunakan sepatu merek Nike. Si pelaku pemukulan menuding korban simpatisan Amerika Serikat. Nike adalah sepatu olah raga buatan AS. Dilaporkan pula ratusan warga China sengaja merusak ponsel besutan AS, iPhone 6 di beberapa kota.

Baca juga:
4 Sentimen rakyat China terhadap AS dalam isu Laut China Selatan
Rakyat China makin sebal pada AS, giliran KFC diboikot
Kalah arbitrase, China tekan Filipina dan ngotot bangun pulau buatan
Sentimen anti-Barat menguat, pria China pakai sepatu Nike dipukuli
Reaksi berang China atas putusan pengadilan soal Laut China Selatan
Kesal AS campuri Laut China Selatan, netizen Beijing buang iPhone 6

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.