Dapat tekanan Uni Eropa, Republik Ceko batal pindahkan kedutaannya ke Yerusalem
Laporan Surat Kabar Israel Hayom menulis, "Republik Ceko adalah teman dekat Israel di Uni Eropa. Dipaksa untuk menarik keputusannya memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem, tetapi sedang mempertimbangkan pengalihan beberapa bagian," tulis surat kabar itu.
Republik Ceko batal memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem lantaran mendapat tekanan dari Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Federica Mogherini dan beberapa negara anggota termasuk Jerman dan Perancis.
Dikutip dari Middle East Monitor, Selasa (24/4), hal ini sebagai bagian dari upaya Uni Eropa yang tidak mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.
Laporan Surat Kabar Israel Hayom menulis, "Republik Ceko adalah teman dekat Israel di Uni Eropa. Dipaksa untuk menarik keputusannya memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem, tetapi sedang mempertimbangkan pengalihan beberapa bagian," tulis surat kabar itu.
Desember lalu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan keputusan pemerintahannya untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, dan berencana memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem pada 15 Mei, hari ketika Palestina memperingati 70 tahun Nakbah.
Baca juga:
Situs Israel diretas, deklarasikan Yerusalem sebagai ibu kota Palestina
Israel loloskan undang-undang cabut hak tinggal warga Palestina di Yerusalem
Aksi demo perempuan Palestina dibalas tembakan gas air mata Israel
Ikuti AS, Guatemala akan pindahkan kedubesnya ke Yerusalem
Trump ingin hadiri pembukaan Kedubes AS di Yerusalem
Palestina kecewa AS pindahkan kantor kedubesnya di Yerusalem Mei nanti
Sambangi Rusia, Presiden Palestina minta dukungan soal status Yerusalem