LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Dampak perdamaian Israel-Turki bagi Timur Tengah

Israel tetap menolak membuka blokade Gaza, Palestina.

2016-06-29 07:11:00
Konflik Palestina-Israel
Advertisement

Setelah bermusuhan selama enam tahun sejak insiden kapal Mavi Marmara pada Mei 2010 akhirnya Turki dan Israel kembali berdamai dan memperbaiki hubungan diplomatik.

Kesepakatan damai itu diteken di Ibu Kota Roma, Italia, dua hari lalu.

Dalam jumpa pers di Roma, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan telah pulihnya hubungan politik dan diplomatik antara Negeri Bintang Daud itu dengan Turki.

Meski kesepakatan sudah tercapai namun Israel tetap menolak membuka blokade Gaza, Palestina. Sebagai gantinya bantuan kemanusiaan dari Turki untuk Gaza boleh melalui pelabuhan Israel.

Setelah kesepakatan tercapai, pertanyaan selanjutnya adalah apa dampaknya bagi Timur Tengah? Dan sejauh mana kesepakatan itu akan bertahan?

Dikutip dari stasiun televisi Al Arabiya, Selasa (28/6), diplomat Veteran Turki Ozdem Sanberk menuturkan, perdamaian Turki-Israel ini akan menjadi awal dari terisolasinya Turki di Timur Tengah.

Menurut dia, perbaikan hubungan ini akan membawa stabilitas di kawasan Timteng dan membuka keran kerja sama ekspor gas alam dari Israel ke Turki.

"Turki ingin mengakhiri isolasi diplomatik yang selama ini cukup merugikan kepentingannya," kata Sanberk kepada Al Arabiya.

"Israel menyadari, tidak bisa mengambil keuntungan maksimal dari sumber gas alam yang dimilikinya kecuali bekerja sama dengan Turki."

Negosiasi Turki-Israel menormalisasi hubungan sudah berlangsung sejak tahun lalu. Penjajakan awal dimulai bahkan sejak 2013, ketika misi dagang kedua negara berkomunikasi melalui saluran telepon.

Turki menganggap kesepakatan damai kedua negara sebagai kemenangan diplomatik. Sedangkan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan normalisasi hubungan dengan Turki akan membawa stabilitas bagi Timur Tengah.

"Dalam waktu dekat kedua negara akan menunjuk duta besar masing-masing," kata Perdana Menteri Turki Binali Yildirim dalam konferensi pers di Ibu Kota Ankara.

Selain kerja sama bidang gas alam, kedua negara juga akan membuka kerja sama di bidang militer, energi, dan pertahanan.

Israel juga akan mengizinkan Turki membangun rumah sakit buat warga Gaza.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry juga menyambut baik peristiwa ini.

"Kesepakatan ini akan berdampak baik bagi ekonomi Israel," ujar Kerry.

Pengamat independen hubungan Turki-Israel, Senin Nasi, menyatakan normalisasi hubungan ini adakan menguatkan peran Ankara sebagai perantara damai antara Palestina dan Israel.

Sementara itu, penguasa Gaza, Hamas, menilai positif kesepakatan damai itu.

Baca juga:
Turki dan Israel sepakat berbaikan usai 6 tahun putus hubungan
Pejabat Hamas terpecah soal perdamaian Turki-Israel
Bom bunuh diri di bandara Turki, 10 orang tewas & puluhan luka-luka
Lebih dari 300 warga Palestina ditahan Israel selama Bulan Ramadan
Aksi jemaah bertopeng jaga kompleks Al Aqsa dari umat Yahudi
Mahmoud Abbas tuding Rabbi Yahudi ingin racuni air rakyat Palestina

Advertisement
(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.