Cerita Saksi Mata Usai Peluru Tembus Tubuh Charlie Kirk: Darah Seperti Air Mancur Keluar dari Lehernya
Kesaksian tragis ini diungkap jurnalis Deseret News, Emma Pitts, yang berada dekat panggung.
Tembakan tunggal di kampus itu langsung memicu kepanikan luar biasa. Para mahasiswa berhamburan keluar, sebagian menangis dan berteriak histeris.
“Orang-orang spontan berdoa sambil panik, lalu berhamburan lari,” ujar Gavin, mahasiswa tahun pertama, kepada CBSNews.
Seorang siswa SMA yang kebetulan berada di lokasi menggambarkan suasana kacau balau. “Semua orang mulai menjerit, banyak yang menangis. Rasanya seperti mimpi buruk,” katanya.
Kesaksian lebih tragis datang dari jurnalis Deseret News, Emma Pitts, yang berada dekat panggung. Ia menyaksikan langsung momen Charlie Kirk tertembak.
“Darah seperti air mancur keluar dari lehernya. Tubuhnya langsung limbung dan matanya terpejam,” ungkap Pitts dikutip dari NPR.
Pitts juga menyoroti lemahnya pengamanan acara. Menurutnya, tidak ada pemeriksaan tas atau barang bawaan peserta sebelum acara dimulai, sehingga pelaku dengan mudah melancarkan aksinya.
Saksi lain melaporkan bahwa istri dan anak-anak Charlie Kirk turut berada di tengah kerumunan saat insiden terjadi, menambah kepanikan di lokasi.
Pelaku Masih Buron
Hingga kini, penyelidikan masih berjalan. Pihak keamanan kampus sempat menahan seorang tersangka, namun dibebaskan setelah diperiksa.
FBI juga menangkap seorang terduga lain, tetapi kemudian melepaskannya.
Rekaman CCTV menunjukkan pelaku mengenakan pakaian serba hitam dan diduga menembak dari atap gedung kampus.
Aparat gabungan kini melakukan pencarian dari pintu ke pintu untuk memburu pelaku yang masih bebas.
Charlie Kirk, adalah seorang aktivis konservatif dan pendiri Turning Point USA. Ia merupakan loyalis Presiden Donald Trump.
Dia dilaporkan tewas setelah mengalami penembakan saat menghadiri sebuah acara di Universitas Utah Valley.