Cek Fakta: Hoaks Selebaran Sebut Donald Trump Resign
Selebaran yang beredar itu menampilkan foto Trump lalu dibubuhi caption berwarna merah dan putih.
Beredar di media sosial potongan selebaran yang menyebut Donald Trump akan resign. Selebaran yang beredar itu menampilkan foto Trump lalu dibubuhi caption berwarna merah dan putih.
"Resign Trump has resigned as President of the United States of America, and will announce itu tonight at 9 pm," demikian bunyi selebaran tersebut dikutip merdeka.com, Rabu (15/4).
yang artinya: "Berhenti. Trump telah mengundurkan diri sebagai Presiden Amerika Serikat dan akan mengumumkannya malam ini pukul 9 malam."
Penelusuran
cek fakta merdeka.com menelusuri kebenaran selebaran tersebut. Didapati selebaran itu pertama kali diunggah oleh akun instagram yang sudah centarng biru dengan nama @patrickwcutler_official.
Akun itu mengunggah selebaran tersebut pada 1 April 2026 dan telah mendapatkan like sebanyak 22.000 serta komen 6.644 dari warga net.
Tidak hanya mengunggah selebaran, akun @patrickwcutler_official juga menuliskan caption yakni, "Breaking: President Donald Trump has called an emergency press conference tonight at 9 pm to officially announce he will be stepping down as president of the united states of america and jd vance will be taking his place."
Pada penelusuran selanjutnya, hingga saat ini Trump masih terus memberikan pernyataan terkait perang AS-Israel dengan Iran. Juga terkait polemik Selat Hormuz.
Teranyar Trump menyebut akan memblokade Selat Hormuz usai perundingan dengan Iran yang digelar di Islamabad, Pakistan tidak membuahkan hasil.
"Kita tidak bisa membiarkan sebuah negara memeras atau memaksa dunia, karena itulah yang mereka lakukan," ujar Trump kepada wartawan di luar Oval Office setelah blokade berlaku pukul 10.00 waktu setempat, dikutip dari CNBC, Selasa (14/4).
Beberapa hari sebelumnya, Trump juga sempat bersitegang dengan Paus Leo XIV. Trump menolak meminta maaf kepada Paus Leo.
Pernyataan ini diungkapkan Trump di hadapan para wartawan di Gedung Putih ketika ditanya mengenai kewajiban untuk meminta maaf kepada paus pertama asal AS tersebut. "Tidak, saya tidak akan," ungkap Trump, seperti yang dilaporkan oleh The Hill. Ia menilai bahwa Paus Leo menyampaikan hal-hal yang salah terkait kebijakan luar negeri AS, terutama mengenai Iran, yang menurutnya tidak boleh memiliki senjata nuklir.
Trump Komentar Lewat Truth Social
Trump juga mengunggah pernyataan panjang di media sosialnya, Truth Social, pada 12 April, yang berisi kritik tajam terhadap Paus Leo XIV. Dalam pernyataannya, ia menyebut paus tersebut "lemah dalam menangani kejahatan dan buruk dalam kebijakan luar negeri."
"Saya tidak menginginkan seorang paus yang menganggap Iran boleh memiliki senjata nuklir," kata Trump.
Didapati seluruh pernyataan kontroversi tersebut dilontarkan Trump sebagai Presiden AS.
Kesimpulan
Kesimpulan dari selebaran tersebut soal Donald Trump resign dari kursi Presiden Amerika Serikat (AS) adalah hoaks.
Akun yang pertama kali mengunggah selebaran tersebut menuliskan dalam bionya merupakan seorang komedian yang mengklaim mendapatkan viewers tiap bulannya sebanyak 50 miliar.