Bocorkan mata-mata asing ke ISIS bisa dapat Rp 60 juta
Mereka menawarkan itu lewat pamflet dan jejaring sosial.
Kelompok Negara Islam untuk Irak dan Syam (ISIS) menawarkan uang pada siapa saja yang bisa menangkap mata-mata bekerja bagi Barat. Malah uang itu diberikan dalam bentuk dolar Amerika Serikat.
Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Selasa (25/11), pengumuman itu disampaikan mereka lewat pamflet disebarkan di akun jejaring sosial. Kelompok itu menawarkan uang Rp 60 juta bagi siapa pun bisa menangkap agen asing yang menyamar. Pamflet ini juga disebar di Kota Aleppo, Suriah.
"Tentara Barat dan diktator Arab menggunakan mata-mata untuk menanam pelbagai chip elektronik bisa membantu mereka mengebom tempat-tempat mujahidin. Membawa mereka pada kami sangat penting bagi setiap muslim," demikian tulisan dalam pamflet.
Tawaran ISIS tentu amat menarik. Namun tentu perlu dikaji lebih dalam dari mana mereka memperoleh dolar Amerika untuk membayar orang-orang yang berhasil memberikan mereka informasi. Apalagi kelompok ekstremis itu tengah memperkenalkan mata uang kekhalifahan terdiri dari emas dinar dan perak.
Baca juga:
Gara-gara ISIS, Menhan AS 'dipecat' Obama
Di tengah lawan ISIS, Menhan AS mengundurkan diri
Terlalu gembrot, ISIS bakal larang dua warga Australia gabung
Mengintip rumah militan ISIS asal Prancis Maxime Hauchard
ISIS bantai keluarga di Irak ogah nikahi putrinya dengan jihadis
Jihadi John ISIS dikabarkan terluka parah