Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Terlalu gembrot, ISIS bakal larang dua warga Australia gabung

Terlalu gembrot, ISIS bakal larang dua warga Australia gabung Ilustrasi gemuk. ©Shutterstock.com/Apples Eyes Studio

Merdeka.com - Pesona kelompok Negara Islam untuk Irak dan Syam (ISIS) masih menarik minat sejumlah warga asing untuk bergabung ke sana. Tak terkecuali warga Australia. Namun disinyalir ISIS bakal melarang dua orang penduduk Negeri Kangguru itu bertempur sebab terlalu gembrot.

Situs jihadwatch.org melaporkan, Sabtu (22/11), Jamal Rifi seorang ulama terkemuka di Kota Sydney mengatakan ada empat jamaahnya bergabung dengan ISIS. Dua diantara mereka berbobot hampir 150 kilogram. "Orang-orang di sana akan mengira keduanya perampas makanan. Mereka bahkan tak bisa lari," ujar Rifi.

Sebelum berangkat keduanya sudah mengirimkan pesan singkat pada keluarganya dan mengatakan sampai jumpa di surga.

Australia menjadi salah satu negara penduduknya paling banyak bergabung untuk ISIS. Sekitar 170 warga sudah mencapai Irak dan Suriah. Bulan lalu pemerintah menetapkan undang-undang penangkapan bagi mereka yang bepergian ke daerah konflik di Timur Tengah dan menganggapnya itu kejahatan. (mdk/din)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP