LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Berpihak ke Israel, AS Cabut Ratusan Visa Mahasiswa Aktivis Pro-Palestina

Pencabutan ratusan visa ini diumumkan Menlu AS, Marco Rubio.

Jumat, 28 Mar 2025 13:15:00
berita update
Berpihak ke Israel, AS Cabut Ratusan Visa Mahasiswa Aktivis Pro-Palestina (merdeka.com)
Advertisement

Amerika Serikat (AS) telah mencabut lebih dari 300 visa mahasiswa asing. Pencabutan visa ini diumumkan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, pada Kamis (27/3) dan dikaitkan dengan keterlibatan para pelajar dalam demonstrasi pro-Palestina. Sejumlah demo pro-Palestina berlangsung di kampus-kampus di AS, menentang dukungan AS terhadap genosida Israel di Jalur Gaza.

Rubio menyatakan pencabutan visa ini merupakan bagian dari tindakan keras terhadap aktivisme pro-Palestina di kampus-kampus AS. Ia bahkan menyebut para pelajar tersebut sebagai 'orang gila' yang mengganggu ketertiban kampus dan proses belajar mengajar. Pernyataan kontroversial ini telah memicu kecaman luas, karena dianggap sebagai serangan terhadap hak konstitusional warga negara AS untuk berekspresi. Belum ada kejelasan apakah para pelajar yang terkena dampak pencabutan visa telah diberi tahu sebelumnya, menimbulkan kekhawatiran akan proses hukum yang tidak transparan.

Kasus penahanan mahasiswa asal Turki, Rumeysa Ozturk di Massachusetts menyoroti dampak kebijakan ini terhadap individu. Ozturk diduga terlibat dalam aktivitas yang mendukung Hamas, meskipun tuduhan tersebut tak jelas.

Banyak pihak mengkritik tindakan pemerintah AS yang dianggap represif dan melanggar hak-hak asasi manusia. Beberapa mahasiswa yang terkena dampak kebijakan ini telah mengajukan gugatan hukum, menantang legalitas pencabutan visa tersebut. Mereka berpendapat bahwa partisipasi dalam demonstrasi damai merupakan hak konstitusional, dan pencabutan visa merupakan bentuk pembungkaman yang tidak dapat diterima.

Advertisement
Advertisement

Kritik juga diarahkan kepada pernyataan Menlu Rubio yang dianggap provokatif dan tidak mencerminkan sikap diplomatis. Sebutan 'orang gila' terhadap para mahasiswa dinilai tidak pantas dan memperkeruh suasana. Pemerintah AS berdalih tindakan ini diperlukan untuk mencegah aktivitas yang mendukung terorisme. Namun, kritikus berpendapat pemerintah AS terlalu cepat mengaitkan partisipasi dalam demonstrasi anti-Israel dengan dukungan terhadap Hamas. Mereka meminta pemerintah untuk lebih transparan dan adil dalam menerapkan kebijakan ini.

Berita Terbaru
  • Tragis di Batang, Petugas Kontrol Rel Tewas Tertabrak KA Blambangan Ekspres
  • 7 Detail Kebaya Bridesmaid di Pernikahan Syifa Hadju dan El Rumi yang Bikin Pangling
  • Netizen Ungkap Janji Prabowo Subianto Sejak 2014 Mulai Terwujud, Ini Buktinya
  • Sempat Sedih, Guru Prank 'Hari Terakhir MBG', Reaksi Siswa Bikin Kaget
  • Transaksi Batu Bara DMO Didorong Gunakan Rupiah, Ini Alasannya
  • aktivis pro palestina
  • amerika serikat
  • berita update
  • genosida di gaza
  • hamas
  • jalur gaza
  • konten ai
  • palestina
Artikel ini ditulis oleh
Editor Hari Ariyanti
H
Reporter Hari Ariyanti
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.