Berhubungan dekat, Australia tidak boleh campuri urusan Indonesia
Berhubungan dekat, Australia tidak boleh campuri urusan Indonesia. "Isu mengenai kehormatan untuk tidak mencampuri, dan saling menghormati teritorial dan integritas, serta kesetaraan, dan lain-lain, itu jelas sudah punya dasar kuat," tegas Menlu Retno.
Indonesia adalah mitra penting bagi Australia, begitu juga sebaliknya. Pernyataan itu dilontarkan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan.
Retno mengatakan, setelah segala masalah terjadi di Australia mengenai Indonesia, hal tersebut tidak mengganggu hubungan bilateral kedua negara.
"Dalam hubungan bilateral kita bicara mengenai hubungan bilateral secara menyeluruh. Kita tahu bahwa Australia merupakan salah satu mitra penting Indonesia dan sebaliknya. Saya kira sebagai tetangga dekat, kita saling membutuhkan," ujarnya, Kamis (26/1).
Retno menambahkan sebagai tetangga dekat dengan intensitas hubungan yang tinggi, kini dan nanti akan muncul permasalahan di dalam hubungan Australia-Indonesia. Namun, kedua negara sama-sama tahu, isu mengenai kehormatan untuk tidak mencampuri, dan juga menghormati teritorial sudah terangkum dalam satu dasar kuat.
"Every now and then, akan muncul permasalahan di dalam hubungan dengan Australia. Maka, isu mengenai kehormatan untuk tidak mencampuri, dan saling menghormati teritorial dan integritas, serta kesetaraan, dan lain-lain, itu jelas sudah punya dasar kuat (Lombok Treaty) yang seharusnya dijadikan pijakan bagi kedua negara menjalin hubungan ke depan," sambung dia.
Di awal Januari ini, Indonesia memiliki beberapa masalah yang terjadi di Australia. Pertama, terkait dengan kerja sama militer dan kedua, penerobosan orang yang membawa bendera Bintang Kejora di gedung Konsulat Jenderal RI di Melbourne.
Baca juga:
AS keluar dari pasar bebas, Indonesia masih pikir-pikir
Komisi I DPR akan gelar RDP dengan Menlu, Menhan, BIN & Panglima TNI
Sambangi Menlu, Myanmar ingin belajar demokrasi dari Indonesia
Temui Menlu Retno, Dubes AS baru puji pengaruh Indonesia di ASEAN
Menlu Retno serahkan bantuan kemanusiaan Indonesia pada Myanmar