Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

AS keluar dari pasar bebas, Indonesia masih pikir-pikir

AS keluar dari pasar bebas, Indonesia masih pikir-pikir Sandera Abu Sayyaf. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Dua hari setelah dilantik, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keluar dari Trans-Pacific Partnership (TPP). Karena hal tersebut, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengatakan Indonesia akan kembali memikirkan keikutsertaan di kerja sama lintas pasifik itu.

Diucapkan Retno di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, ada klausula yang mengatakan kalau TPP tidak dapat diimplementasikan jika 80 atau 85 persen dari Gross Domestic Product (GDP) negara anggota tidak meratifikasi.

"Kita lihat dulu, TPP akan jalan atau enggak. TPP itu tidak dapat diimplementasikan jika 80 atau 85 persen dari GDP negara anggota tidak meratifikasi. AS kalau tidak salah sekitar 60 persen, nah kalau mereka sudah memutuskan tidak meratifikasi, maka tidak akan terpenuhi yang 80 persen itu," ujar Retno, Kamis (26/1).

"Dari situ saja dulu," tuturnya.

Retno menambahkan, jika TPP tetap akan diteruskan, maka harus ada negosiasi ulang dari negara-negara anggota. Hal tersebut kemungkinan akan memakan sedikit waktu.

"Jadi sekarang, oleh karena itu penting bagi kita melihat dulu apa yang ada, bahwa ada keputusan dari AS untuk tidak meratifikasi TPP," sambung dia.

Trump memenuhi janji kampanyenya dengan menandatangani perintah eksekutif untuk menarik diri atau keluar dari perjanjian dagang TPP.

"Hal besar bagi pekerja Amerika yang baru saja kita lakukan," kata Trump saat menandatangani penarikan diri dari TPP tersebut.

Trump juga memotong dana untuk kelompok internasional yang menyediakan aborsi, dan mempekerjakan beberapa pekerja federal. Perintah eksekutif Trump pada TPP sebagian besar sebagai langkah simbolis sejak kesepakatan itu belum diratifikasi oleh Kongres AS.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP