LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Arab Saudi Penjarakan Qari Ternama karena Jadi Imam Salat di Hagia Sophia

Abdullah Basfar merupakan salah satu qari dan imam terkenal di Saudi.

2022-10-20 09:17:37
Arab Saudi
Advertisement

Pengadilan Arab Saudi menjatuhkan hukuman 12 tahun penjara kepada seorang qari ternama karena pernah menjadi imam salat di Hagia Sophia, Turki delapan tahun yang lalu.

Menurut organisasi HAM Saudi, Prisoners of Conscience, pengadilan di Saudi pada Rabu lalu mengadili Abdullah Basfar karena "menerima undangan untuk mengimami jemaah di halaman masjid Hagia Sphia di Turki" dan menjatuhkan hukuman 12 tahun penjara.

"Kami mengecam putusan itu dan kami menyerukan otoritas membebaskannya tanpa syarat," jelas Prisoners of Conscience dalam pernyataannya, dikutip dari Middle East Monitor, Kamis (20/10).

Advertisement

Basfar juga merupakan salah satu imam dan tokoh agama ternama di negara kerajaan tersebut.

Basfar ditangkap pada Agustus 2020 setelah video yang menampilkan dia mengimami salat di halaman Hagia Sophia pada 2014 lalu muncul dan viral di media sosial. Dia lalu ditahan pra persidangan selama dua tahun dan dia dilaporkan mengalami penyiksaan di dalam tahanan oleh para penyidik.

Alasan tepat penangkapan dan dakwaan terhadap Basfar belum diklarifikasi otoritas Saudi, tapi diduga dia ditangkap karena mengimami salat di Hagia Sophia pada 2014 di mana saat itu hubungan antara pemerintah Saudi dan Turki sangat buruk.

Advertisement

Saat itu, Hagia Sophia masih berstatus sebagai museum. Namun pada Juli 2020, pemerintah Turki mengembalikan bangunan bersejarah tersebut sebagai masjid. Setahun kemudian atau pada 2015, Ankara dan Riyadh mulai memperbaiki hubungan dan awal tahun ini hubungan kedua negara membaik.

Walaupun Saudi dan pendukungnya mengklaim maraknya penangkapan terhadap para imam, ulama, dan tokoh agama sebagai bagian gerakan untuk menumpas ekstremisme, para pengkiritk menegaskan hal itu sebagai bentuk penindasan terhadap setiap bentuk kritik atau oposisi dan pemerintah di bawah Putra Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman dinilai sedang berusaha menghapuskan identitas religius Arab Saudi.

Baca juga:
Arab Saudi Gelontorkan Rp6,1 Triliun Bantuan Kemanusiaan untuk Ukraina
Arab Saudi Putuskan Perempuan yang Ingin Haji dan Umrah Tak Perlu Didampingi Mahram
Diangkat Jadi Perdana Menteri, Pangeran bin Salman Dapat Status Kebal Hukum
Raja Salman Angkat Putranya, Pangeran Muhammad bin Salman Jadi Perdana Menteri
Aktivis Saudi Dipenjara 34 Tahun karena Bela HAM di Twitter
Wakili Raja Salman, Pangeran Muhammad bin Salman Pimpin Upacara Pencucian Ka'bah

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.