Arab Saudi Mulai Bolehkan Salat Jumat Berjemaah Kecuali di Makkah dan Madinah
masjid boleh dibuka 40 menit sebelum salat Jumat kemarin. Waktu ibadah juga dibatasi menjadi 10 menit saja.
Pemerintah Arab Saudi kemarin membolehkan masjid untuk melaksanakan salat Jumat berjemaah kecuali di Makkah dan Madinah. Dua kota itu masih dikecualikan karena risiko penularan COVID-19.
Laman Arab News melaporkan, Jumat (12/6), masjid boleh dibuka 40 menit sebelum salat Jumat kemarin. Waktu ibadah juga dibatasi menjadi 10 menit saja.
Kasus Virus Corona COVID-19 di Arab Saudi masih tinggi dengan total 116 ribu kasus. Sebanyak 80 ribu orang sudah sembuh dan 857 meninggal.
Al Arabiya melaporkan beberapa aturan lain terkait pembukaan masjid adalah jamaah harus menerapkan social distancing, toilet dan tempat wudu ditutup, selain itu jendela dan pintu harus dibuka selama beribadah.
Buku-buku di dalam masjid juga harus disimpan dulu. Ini termasuk kitab suci Al Quran.
Negara Uni Emirat Arab juga menetapkan aturan ketat terkait pembukaan masjid. Masyarakat lansia dan anak-anak juga tak diperkenankan beribadah di masjid dahulu.
Kegiatan amal di masjid, seperti bagi-bagi makanan, juga tidak boleh dilakukan akibat pandemi ini.
Reporter: Tommy Kurnia
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Malaysia Tidak Berangkatkan Jemaah Haji Tahun Ini karena Covid-19
Saudi-Israel Gelar Pertemuan Rahasia Bahas Wewenang Otoritas Masjid Al-Aqsa
Indonesia Tiadakan Haji 2020, Ini Sejarah Pembatalan Haji Akibat Perang sampai Wabah
Pemerintah Putuskan Tiadakan Haji Tahun 2020
Arab Saudi Buka Kembali 90.000 Lebih Masjid Setelah Ditutup 2 Bulan
Intelijen Saudi Sembunyi di Kanada, Ungkap Persaingan Kekuasaan di Internal Kerajaan
Putra Jamal Khashoggi Maafkan Pembunuh Ayahnya