Amerika sesalkan perlakuan diterima diplomat India
Sebelumnya, Khobragade menyatakan dia berulang kali diminta untuk membuka pakaiannya saat pemeriksaan usai ditahan.
Amerika Serikat kemarin menyatakan penyesalannya kepada India atas perlakuan yang diterima diplomatnya, yang menimbulkan kemarahan di dalam negeri India.
Ketika New Delhi berjanji akan memulihkan martabat Devyani Khobragade, media India melaporkan bahwa diplomat berusia 39 tahun itu telah dipindahkan dari posnya sebagai wakil konsul jenderal di New York ke misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam usaha untuk menggagalkan tindakan lebih jauh terhadap dirinya, seperti dilansir situs dawn.com, Kamis (19/12).
India yang biasanya ramah dengan Amerika membalas tindakan itu dengan mengambil langkah-langkah terhadap para diplomat Negeri Adikuasa itu.
Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry mencoba mengakhiri perselisihan itu dengan menelepon penasihat keamanan nasional India, Shivshankar Menon.
"Sebagai ayah dari dua anak perempuan yang usianya sama dengan Devyani Khobragade, Menteri Kerry menekankan dengan penuh rasa sensitif kami mendengar dari India mengenai peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah penangkapan Khobragade," kata pernyataan dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Amerika.
Ketika berbicara kepada Menon, Kerry menyatakan penyesalannya dan juga keprihatinannya bahwa pihaknya tidak akan membiarkan isu publik tidak menyenangkan ini melukai hubungan erat dan vital Amerika dengan India.
"Penting bagi Menteri Luar Negeri Kerry bahwa para diplomat asing yang bertugas di Amerika dihormati dan dihargai sebagaimana kami berharap diplomat kami juga menerima hal yang sama di luar negeri," ujar Juru bicara Kementerian Luar Negeri Amerika, Marie Harf.
Khobragade ditangkap pada 12 Desember di New York atas dugaan membayar gaji seorang pembantu rumah tangga yang tidak sesuai dengan ketentuan minimum yang berlaku di Amerika dan membuat pernyataan palsu di formulir visa bagi pembantunya. Dia dibebaskan dengan jaminan. Pembantunya juga berasal dari India.
Kemarahan di India berkembang sejak kemarin, setelah sebuah surat elektronik dari Khobragade menyebutkan dia telah berulang kali diminta untuk membuka pakaiannya dengan alasan pemeriksaan oleh pihak berwenang di Amerika setelah penahanannya.
Dia mengakui dirinya memperoleh perlakuan layaknya seperti penjahat dan pecandu obat terlarang kendati dia memperoleh kekebalan sebagai seorang diplomat.
Baca juga:
Ogah ujian, mahasiswa Harvard bikin laporan ancaman bom palsu
Lima kematian paling konyol sejagat
Diplomat India ditangkap dan ditelanjangi di Amerika
Pagar beton Kedubes Amerika dibuldoser
Asosiasi cendekiawan Amerika boikot Israel