Ogah ujian, mahasiswa Harvard bikin laporan ancaman bom palsu
Merdeka.com - Seorang mahasiswa dari Universitas Harvard bernama Eldo Kim menghadapi ancaman lima tahun penjara sebab membuat ancaman bom palsu ke kampusnya. Ini dilakukan lantaran menghindari ujian.
Surat kabar the Washington Post melaporkan, Rabu (18/12), jika terbukti bersalah Kim bakal dipenjara setengah dekade, lalu tiga tahun bebas bersyarat, dan denda Rp 3 miliar sebab ulah dia menyebabkan ketakutan hebat di kampus itu.
Kim dikenakan tudingan membuat waktu aparat termasuk Biro Penyelidik Federal (FBI) menjadi sia-sia. Surat elektronik dikirimkan pemuda 20 tahun itu menuliskan bom terbuat dari pecahan peluru ditempatkan di empat bangunan kampus bahkan menyerukan agar petugas cepat bertindak sebelum benda itu meledak.
Dalam surat dakwaan Kim mengakui membuat surat elektronik itu demi menghindari ujian pagi. "Kami akan sangat sedih jika salah satu dari kami memang terbukti melakukan itu," ujar juru bicara Harvard.
Kampus ini jadi salah satu perguruan tinggi bergengsi sejagat. Bulan lalu, salah satu kampus bergengsi yakni Universitas Yale juga menerima telepon aneh mengatakan akan ada orang menembaki mahasiswa.
(mdk/din)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya