Ajak pria muslim salaman, guru wanita ini dilaporkan ke polisi
Pria itu dipanggil ke sekolah karena kelakuan anaknya mengganggu.
Polisi di Berlin, Jerman kini sedang menyelidiki kasus seorang guru perempuan mengajak salaman seorang pria muslim.
Pria bernama Kerim Ucar itu dipanggil ke sekolah Platanus setelah ada laporan keluhan tentang perilaku anaknya.
Koran the Daily Mail melaporkan, Sabtu (26/6), ketika guru itu menyambut kedatangan Ucar di ruangannya dan mengajak bersalaman, dia menolak.
Marah karena ajakan salamannya ditolak, guru itu kemudian mengakhiri pertemuan itu. Meski guru itu tidak mengajukan tuntutan, Ucar melapor ke polisi dan mengajukan tuntutan hukum dengan alasan diskriminasi agama dan perilaku fobia.
Ucar yang juga anggota dari sekte Syiah, mengatakan dia melaporkan guru itu karena sejak awal dia sudah bilang tidak bersedia bersalaman dengan perempuan itu karena dilarang agamanya.
Dia menuturkan sudah memberi isyarat dengan meletakkan tangannya di depan dada sebagai tanda salam tapi rupanya tindakan itu tidak cukup buat si guru.
"Saya sangat tenang menghadapi semua ini. Saya sudah menunggu sepekan untuk permintaan maaf dari si guru tapi itu tidak terjadi sehingga saya meminta pengacara mengajukan tuntutan hukum," kata dia.
Istri Ucar dikatakan sudah menyetop anaknya belajar di sekolah itu.
"Saya tidak yakin lagi sekolah itu akan memberi pelajaran yang benar buat anak saya," kata istri Ucar kepada koran Rundsunk Berlin-Brandenburg.
Baca juga:
Polisi muslim New York diizinkan tetap pelihara jenggot
Mantan Agen CIA buka-bukaan soal konflik AS dan Islam
Dalai Lama: Jangan samakan semua muslim sebagai teroris
Trump revisi ucapan, muslim bebas masuk AS kecuali dari negara teror
arga muslim Florida jadi sasaran kebencian, FBI turun tangan
PM Fico: 'Islam tak punya tempat di Slovakia'
Cuma nonton film religi, pria muslim Uighur dipenjara China 7 tahun