LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. BOLASPORT

Raphinha Menyebut Dirinya Pantas Memenangi Ballon d'Or, Bukan Ousmane Dembele

Raphina menyatakan dirinya layak meraih penghargaan Ballon d'Or 2025, lebih pantas dibandingkan Ousmane Dembele.

Sabtu, 31 Jan 2026 05:45:46
rapinha
Selebrasi penyerang Barcelona, Raphinha usai membobol gawang Villarreal, Minggu (21/12/2025) (AP Photo/Alberto Saiz) ((AP Photo/Alberto Saiz))
Advertisement

Penyerang Barcelona, Rapinha, mengungkapkan rasa kecewanya setelah gagal meraih Ballon d'Or, meskipun ia menunjukkan performa yang sangat baik sepanjang musim. Penghargaan bergengsi tersebut diberikan kepada Ousmane Dembele, bintang Paris Saint-Germain (PSG), yang berhasil mengalahkan rekan setim Raphinha, Lamine Yamal.

Raphinha sendiri menempati posisi kelima, sebuah hasil yang cukup mengejutkan baginya. "Saya kecewa karena saya berharap setidaknya berada di tiga besar," tuturnya dalam wawancara dengan Sofascore, Jumat (30/1/2026).

Raphinha menyadari untuk memenangkan Ballon d'Or bukanlah hal yang mudah, terutama karena prestasi di Liga Champions menjadi salah satu faktor penentu yang sangat penting.

"Saya memang tahu menang itu sulit karena Liga Champions sangat menentukan untuk penghargaan ini. Tapi, saya tetap kecewa dengan posisi saya. Kalau saya yang menilai, saya akan menempatkan diri saya di peringkat pertama," ungkapnya.

Advertisement

Dengan pernyataan tersebut, Raphinha menunjukkan bahwa ia memiliki ambisi besar dan percaya diri terhadap kemampuannya di lapangan.

Alasan Pantas Menang

Selebrasi penyerang Barcelona, Raphinha usai membobol gawang Villarreal, Minggu (21/12/2025) (AP Photo/Alberto Saiz) (AP Photo/Alberto Saiz)

Bagi Raphinha, penghargaan individu seharusnya mencerminkan kinerja sepanjang musim, bukan hanya berdasarkan satu kompetisi.

Advertisement

"Menurut saya, penghargaan individu tidak seharusnya hanya dilihat dari satu turnamen. Saya merasa pantas berada di peringkat pertama untuk apa yang saya berikan sepanjang musim, dari gelar yang saya menangkan, statistik yang saya capai, hingga performa di lapangan. Saya pantas menang," ucapnya.

Meskipun demikian, ia tetap merasa bangga dengan pencapaiannya musim ini.

"Saya puas dan bahagia dengan musim saya. Penghargaan individu tidak akan menghapus apa yang sudah saya lakukan musim lalu," kata Raphinha.

Selama musim lalu, Raphinha berhasil mencetak 34 gol dan memberikan 25 assist dari 56 penampilan, membantu Barcelona meraih gelar La Liga, Copa del Rey, dan Supercopa Spanyol. Di ajang Liga Champions, ia menyumbang 13 gol dan 9 assist dalam 14 pertandingan, yang turut membantu Barca mencapai semifinal. Dengan pencapaian tersebut, Raphinha menunjukkan bahwa kontribusinya di lapangan sangat signifikan dan layak mendapatkan pengakuan lebih dari sekadar penghargaan individu.

Sulit Diukur

Selebrasi penyerang Barcelona, Raphinha usai membobol gawang Villarreal, Minggu (21/12/2025) (AP Photo/Alberto Saiz) (AP Photo/Alberto Saiz)

Raphinha menyadari kegagalan untuk meraih Liga Champions berdampak pada peluangnya untuk mendapatkan penghargaan.

"Akhirnya saya paham, Ballon d'Or melibatkan banyak faktor yang tidak bisa saya kendalikan, dan beberapa hal sulit diukur," kata Rapinha.

Meskipun demikian, ia merasa jika melihat keseluruhan performa musimnya, ia layak untuk mendapatkan penghargaan tersebut.

"Kalau dilihat dari musim secara keseluruhan, saya pantas menang. Saya akan menempatkan Lamine di posisi kedua, Pedri ketiga, dan Dembele di peringkat keempat," ungkapnya.

"Tapi, karena penghargaan ini menitikberatkan pada satu kompetisi, Dembele memang pantas menang, apalagi dia menjalani musim yang spektakuler."

Dembele berhasil mencetak 35 gol dari 53 penampilan untuk PSG, yang berhasil meraih treble domestik dan mengangkat trofi Liga Champions pertama mereka, serta menambah Ligue 1 dan Coupe de France ke dalam koleksi trofi klub.

Advertisement

Sumber: ESPN

Berita Terbaru
  • Komdigi Blokir 3.000 Nomor Telepon Terindikasi Penipuan, Ada yang Catut Nama Anggota DPR
  • Intel Polisi Jadi Saksi Sidang Korupsi Bupati Bekasi, Akui Dapat Rp 16 Miliar dari Proyek
  • Rekam Jejak Asep Edi Suheri Kapolda Metro Jaya Pertama Berpangkat Bintang 3, Pernah Tangani Kasus Sambo dan Fredy Pratama
  • Arab Saudi Umumkan Idul Adha 1447 H jatuh pada 27 Mei 2026
  • Pimpinan Komisi III DPR Bocorkan Alasan Prabowo Masih Pertahankan Jenderal Sigit Jadi Kapolri: Kenyamanan dan Keamanan
  • rapinha
Artikel ini ditulis oleh
Editor Yus Mei Sawitri
A
Reporter Aning Jati
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.