Charles Leclerc Tanggapi Rumor tentang Ferrari Prioritaskan Lewis Hamilton
Charles Leclerc menegaskan Ferrari tidak memberikan prioritas khusus kepada Lewis Hamilton menjelang Grand Prix China.
Charles Leclerc memberikan tanggapan yang jelas saat ditanya mengenai apakah Ferrari lebih mengutamakan rekan setimnya, Lewis Hamilton, dalam pengembangan mobil untuk musim ini menjelang balapan GP China.
Pada balapan pembuka musim lalu di GP Australia, kedua pembalap Ferrari sebenarnya menunjukkan performa yang cukup kompetitif. Namun, mereka harus puas dengan hasil finis di posisi ketiga dan keempat, berada di belakang dua pembalap Mercedes, Kimi Antonelli dan George Russell.
Leclerc berpendapat bahwa dengan strategi yang lebih baik, Ferrari sebenarnya bisa bersaing untuk meraih kemenangan di balapan tersebut. Menjelang akhir pekan ini, tim Ferrari berharap dapat menunjukkan performa yang lebih baik saat seri berikutnya dilaksanakan di Sirkuit Internasional Shanghai dalam rangkaian GP China, yang juga akan diadakan balapan sprint.
Harapan ini menjadi penting bagi Leclerc dan tim untuk membuktikan kemampuan mereka di hadapan para penggemar dan meningkatkan posisi mereka di klasemen.
Bantahan Leclerc
Pada sesi konferensi pers yang berlangsung pada Kamis, Leclerc mendapatkan pertanyaan mengenai apakah Ferrari lebih fokus dalam mengembangkan mobil SF-26 dengan memperhatikan kebutuhan Hamilton.
Pembalap asal Monako tersebut segera membantah anggapan tersebut.
"Tidak, sama sekali tidak," ungkap Leclerc. Ia juga menambahkan bahwa pada balapan pertama di musim ini, justru dirinya yang melakukan kesalahan terkait pengaturan mobil.
"Balapan pertama itu sepenuhnya karena saya. Saya terlalu banyak mengubah setelan mobil di berbagai sesi latihan bebas, mencoba mencari keseimbangan yang pada akhirnya tidak saya temukan," jelasnya.
Leclerc merasa kini sudah lebih nyaman dengan mobil yang ada.
"Sekarang saya sudah merasa lebih nyaman dengan mobilnya, dan kami memiliki kebebasan yang cukup untuk menyesuaikannya dengan gaya balap masing-masing," ujarnya.
Masih Tertinggal
Ketika ditanyakan mengenai kemampuan Ferrari untuk bersaing dengan Mercedes di seri selanjutnya, Leclerc mengakui bahwa tim Kuda Jingkrak masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengejar ketertinggalan.
"Saya sangat berharap bisa," ujarnya.
"Di sesi kualifikasi, kami harus bekerja sangat keras untuk mengurangi keunggulan mereka. Selisih delapan persepuluh detik di Melbourne itu sangat besar."
Leclerc juga menambahkan, "Ada beberapa hal yang sedang kami optimalkan yang belum kami maksimalkan di Melbourne, jadi performa kami akan membaik. Tapi, mereka masih memiliki keunggulan yang cukup signifikan."
"Dalam kondisi balapan kami lebih dekat, jadi saya berharap mulai akhir pekan ini kami bisa memberi mereka sedikit tekanan," lanjut pembalap asal Monako itu.
Hamilton merasa optimis
Sementara itu, Hamilton merasa cukup puas dengan penampilannya pada seri pembuka musim di Melbourne. "Saya sangat menikmati balapan pekan lalu," ungkap juara dunia tujuh kali tersebut. Ia juga berpendapat bahwa kesempatan untuk menjalani pengujian tambahan sebelum musim dimulai memberikan keuntungan bagi tim. "Menjalani lebih banyak pengujian pramusim sangat menyenangkan bagi kami, karena biasanya kami hanya punya sekitar satu setengah hari di mobil sebelum balapan pertama," jelasnya. Dengan waktu yang lebih lama di lintasan, timnya dapat menemukan banyak hal sepanjang balapan dari awal hingga akhir.
Hamilton juga mengakui bahwa Mercedes menunjukkan performa yang sangat kuat di awal musim. Namun, menurutnya, selisih performa yang ada masih bisa dikejar. "Kami tahu Mercedes terlihat sangat kuat, meskipun kami tidak menyangka jaraknya sebesar yang kami lihat. Tapi, itu bukan jarak yang mustahil untuk ditutup," kata Hamilton. "Kami hanya perlu kerja keras dari semua orang, dan saya yakin tim saya di pabrik akan melakukan segala cara untuk memperkecil jarak itu," tambahnya.