Ole Romeny Bantu Oxford United Kalahkan Tim Papan Atas EFL Championship, Ratingnya Luar Biasa
Oxford United kini semakin menjauh dari risiko terdegradasi di EFL Championship musim 2024/2025.
Striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, merasa sangat bangga setelah timnya, Oxford United, berhasil mengalahkan Sheffield United dengan skor 1-0 dalam pertandingan pekan ke-40 EFL Championship 2024/2025 yang berlangsung pada Sabtu malam (5/4/2025) WIB.
Dalam laga yang diadakan di Kassam Stadium, Oxford, Romeny diturunkan sebagai pemain inti dan menunjukkan penampilan yang memuaskan, mendapatkan nilai 7,3 di berbagai platform penyedia layanan live scoring.
Gol tunggal yang membawa kemenangan bagi Oxford United tercipta pada menit ke-38, yang dicetak oleh Siriki Dembele.
"Performa yang luar biasa dari tim, ayo terus melaju," ungkap Ole Romeny melalui akun Instagram miliknya setelah pertandingan.
Kemenangan ini tentu menjadi motivasi tambahan bagi tim untuk terus berjuang di kompetisi yang semakin ketat. Romeny berharap agar timnya dapat mempertahankan performa baik ini di laga-laga selanjutnya.
Bukan sembarangan lawan
Kemenangan ini memiliki arti penting bagi Oxford United. Klub yang dikenal dengan warna kuning tersebut kini semakin aman dari ancaman degradasi di EFL Championship 2024/2025. Saat ini, Oxford United berada di peringkat ke-18 pada klasemen sementara.
Tim yang sebagian sahamnya dimiliki oleh Erick Thohir ini telah mengumpulkan 45 poin, dan mereka berada empat posisi di atas zona degradasi. Selain itu, kemenangan atas Sheffield United juga menjadi kebanggaan tersendiri. Pasalnya, The Blades merupakan tim yang menduduki posisi atas klasemen sementara dan dianggap sebagai calon kuat untuk meraih tiket promosi ke Premier League di musim depan.
Ole Romeny
Ole Romeny resmi menjadi bagian dari Oxford United pada bursa transfer Januari 2025. Ia direkrut dari klub asal Belanda, FC Utrecht. Meskipun bergabung dengan harapan tinggi, performa Ole Romeny di Oxford United belum menunjukkan hasil yang memuaskan. Pemain berusia 24 tahun tersebut baru berhasil mencetak satu gol dari sebelas pertandingan resmi yang dilakoninya bersama tim barunya.