LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. BOLA

Kisah Unik di Balik Laga Final Liga Europa: Tradisi Tottenham Bikin Pemain MU Harus Ganti Celana

MU perlu mengganti warna celana mereka saat bertanding melawan Tottenham di final Liga Europa.

Kamis, 22 Mei 2025 10:33:00
manchester united
Ekspresi kecewa Bruno Fernandes (kanan) dan sejumlah pemain Manchester United setelah ditahan imbang 1-1 oleh Real Sociedad dalam laga leg 1 babak 16 besar Liga Europa 2024/2025 di Anoeta Sta (Ekspresi kecewa Bruno Fernandes (kanan) dan sejumlah pemain Manchester United setelah ditahan imbang 1-1 oleh Real Sociedad dalam laga leg 1 babak 16 besar Liga Europa 2024/2025 di Anoeta Sta)
Advertisement

Manchester United (MU) menunjukkan sedikit perubahan pada seragam mereka saat bertanding melawan Tottenham Hotspur di final Liga Europa yang berlangsung di Bilbao pada Kamis dini hari WIB (22-5-2025). Pertarungan antara dua tim asal Premier League ini tidak hanya berfokus pada perebutan trofi, tetapi juga untuk mendapatkan tiket ke Liga Champions musim depan. Ruben Amorim dan Ange Postecoglou sama-sama mencari kesempatan untuk menebus kesalahan setelah menjalani musim yang penuh tantangan. Saat ini, kedua tim telah tiba di Spanyol untuk mempersiapkan laga puncak tersebut.

Ketika MU berlaga di Stadion San Mames, terdapat satu perubahan yang cukup mencolok: mereka akan mengenakan celana pendek berwarna hitam, berbeda dari warna putih yang biasa mereka gunakan. Perpaduan ini akan melengkapi jersey merah ikonik mereka serta kaus kaki berwarna hitam, memberikan tampilan yang berbeda namun tetap mencerminkan identitas klub. Dengan perubahan ini, MU berharap dapat memberikan performa terbaik dan meraih kemenangan di laga penting ini.

Tradisi Tottenham

Ekspresi kecewa Bruno Fernandes (kanan) dan sejumlah pemain Manchester United setelah ditahan imbang 1-1 oleh Real Sociedad dalam laga leg 1 babak 16 besar Liga Europa 2024/2025 di Anoeta Sta Ekspresi kecewa Bruno Fernandes (kanan) dan sejumlah pemain Manchester United setelah ditahan imbang 1-1 oleh Real Sociedad dalam laga leg 1 babak 16 besar Liga Europa 2024/2025 di Anoeta Sta

Keputusan ini diambil sebagai langkah untuk menyesuaikan diri dengan tradisi panjang Tottenham di kompetisi Eropa. Klub yang berasal dari London Utara ini telah menggunakan seragam serbaputih sejak tahun 1961, yang merupakan kebiasaan yang dimulai oleh manajer legendaris mereka, Bill Nicholson.

Karena Spurs secara administratif berstatus sebagai tim 'kandang' dalam laga final ini, mereka memiliki hak untuk memilih seragam terlebih dahulu. Mereka tetap berpegang pada tradisi serbaputih yang telah berlangsung lebih dari enam dekade. Menurut laporan Mirror, pemilihan warna putih ini awalnya didasarkan pada alasan visibilitas pemain ketika bermain dalam kondisi pencahayaan stadion yang kurang optimal.

Advertisement

Tradisi Serba Putih Tottenham

Ekspresi kecewa Bruno Fernandes (kanan) dan sejumlah pemain Manchester United setelah ditahan imbang 1-1 oleh Real Sociedad dalam laga leg 1 babak 16 besar Liga Europa 2024/2025 di Anoeta Sta Ekspresi kecewa Bruno Fernandes (kanan) dan sejumlah pemain Manchester United setelah ditahan imbang 1-1 oleh Real Sociedad dalam laga leg 1 babak 16 besar Liga Europa 2024/2025 di Anoeta Sta

Tradisi ini dimulai ketika tim menghadapi Gornik, klub dari Polandia dalam laga tandang. Cliff Jones, mantan winger Spurs, mengenang pengalaman itu: "Kami masuk ke ruang ganti dan di sana sudah tersedia seragam serbaputih. Tidak ada yang menjelaskan apa-apa kepada kami. Kami hanya fokus ke pertandingan," kenang Jones.

Ricky George, yang saat itu masih seorang pemain muda di skuad Spurs, menambahkan: "Seragam putih itu soal visibilitas. Itu cara Bill Nick mencari keunggulan kecil. Malam-malam di White Hart Lane, di bawah sorot lampu, sungguh terasa istimewa," ungkapnya.

Advertisement

Jones juga menyatakan bahwa mereka sangat menyukai bermain dengan seragam serbaputih. "Saya tidak bisa memastikan apakah itu benar-benar membantu kami melihat satu sama lain lebih jelas di bawah lampu stadion, tapi kami sangat menikmati bermain dengan seragam itu. Malam Eropa terasa berbeda, udaranya pun terasa lebih segar," katanya.

Bukan Pertama Kali

Ekspresi kecewa Bruno Fernandes (kanan) dan sejumlah pemain Manchester United setelah ditahan imbang 1-1 oleh Real Sociedad dalam laga leg 1 babak 16 besar Liga Europa 2024/2025 di Anoeta Sta Ekspresi kecewa Bruno Fernandes (kanan) dan sejumlah pemain Manchester United setelah ditahan imbang 1-1 oleh Real Sociedad dalam laga leg 1 babak 16 besar Liga Europa 2024/2025 di Anoeta Sta

Bagi Manchester United, perubahan ini bukanlah yang pertama kali terjadi pada musim ini. Sebelumnya, mereka juga mengenakan celana pendek hitam saat bertanding di markas Real Sociedad pada bulan Maret, di mana pertandingan tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1 melalui gol yang dicetak oleh Joshua Zirkzee dan Mikel Oyarzabal.

Namun, pada leg kedua yang berlangsung di Old Trafford, Setan Merah kembali mengenakan seragam klasik dengan celana putih dan berhasil meraih kemenangan telak 4-1, berkat hattrick yang dicetak oleh Bruno Fernandes. Meskipun warna celana yang akan dikenakan di Bilbao masih menjadi tanda tanya, MU tetap berkomitmen untuk menutup musim dengan meraih trofi dan memastikan tempat di Liga Champions untuk musim depan.

Advertisement

Sumber: MEN

Berita Terbaru
  • Pemkot Bandarlampung Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Jaga Cagar Budaya, Rumah Daswati Jadi Prioritas
  • Pemkab Probolinggo Raih Opini WTP ke-13 Kali Berturut-turut, Bukti Tata Kelola Keuangan Akuntabel
  • Perumda Parkir Makassar Siagakan 50 Personel Amankan Parkir MHM 2026, Jamin Bebas Pungli
  • Bulog Pastikan Harga Ekspor Beras ke Malaysia di Atas HET Domestik, Untungkan Petani
  • Heboh Sosok Pocong di Koja Jakut, ini Faktanya
  • berita ringan
  • konten ai
  • liga europa
  • manchester united
  • merdekabola
  • tottenham
  • tottenham vs manchester united
Artikel ini ditulis oleh
Editor Dian Rosadi
A
Reporter Aning Jati
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.