LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. BOLA

Gerald Vanenburg Singgah ke Malang, Sosok Gelandang Muda Arema ini Langsung jadi Perhatian

Pelatih tim nasional Indonesia U-23, Gerald Vanenburg, aktif mengawasi perkembangan pemain muda yang berlaga di BRI Liga 1.

Rabu, 14 Mei 2025 14:00:59
timnas indonesia
Pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg, memantau pemain muda Arema FC dan Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (11/5/2025). (Bola.com/Iwan Setiawan) (© 2025 Bola.com)
Advertisement

Pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg, aktif dalam pemantauan pemain-pemain muda di BRI Liga 1. Pada usia 61 tahun, ia terlihat duduk di tribun VIP Stadion Kanjuruhan, Malang, untuk mengamati penampilan pemain muda dari Arema dan Persik. Timnas Indonesia U-23 dijadwalkan akan mengikuti Kualifikasi Piala Asia pada bulan September mendatang. Dalam pertandingan antara Arema dan Persik, terdapat lima pemain kategori U-23 yang tampil. Di tim Arema, terdapat Arkhan Fikri, Achmad Maulana, Salim Tuharea, dan Iksan Lestaluhu, sementara di tim Persik, terdapat Hugo Samir.

Walaupun demikian, pelatih asal Belanda ini memilih untuk tidak memberikan banyak komentar, sebab ia ingin terlebih dahulu menilai performa para pemain muda dalam laga tersebut. "Saya hanya ingin melihat performanya," ungkapnya.

Setelah pertandingan selesai, Vanenburg pun mendekati beberapa pemain untuk memberikan perhatian lebih. Hal ini menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan talenta muda Indonesia menjelang kompetisi yang akan datang.

Sosok yang jadi Perhatian

Pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg, memantau pemain muda Arema FC dan Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (11/5/2025). (Bola.com/Iwan Setiawan) © 2025 Bola.com

Arkhan Fikri adalah salah satu pemain yang menonjol. Musim ini, ia menunjukkan performa yang mengesankan bersama tim Singo Edan. Arkhan beberapa kali terpilih sebagai man of the match serta dinobatkan sebagai pemain muda terbaik dalam beberapa pekan. "Saya tahu ada pelatih Timnas Indonesia U-23 nonton di Stadion Kanjuruhan. Sempat juga berkomunikasi," ungkap Arkhan.

Advertisement

Sayangnya, dalam pertandingan tersebut, Arkhan tidak berhasil membawa timnya meraih kemenangan, karena Arema mengalami kekalahan telak 0-3. Meskipun demikian, diperkirakan namanya akan tetap masuk dalam nominasi skuat Timnas Indonesia U-23. Di usianya yang baru 20 tahun, Arkhan telah mengumpulkan 7 caps bersama timnas Indonesia senior, yang menjadi nilai tambah bagi dirinya.

Setelah pertandingan melawan Persik, Arkhan menerima pesan dari Gerald agar ia tetap menjaga performanya. "Saya diminta persiapan saja. Selain itu, kami membahas tentang pertandingan di Stadion Kanjuruhan," jelas Arkhan.

Advertisement

Dengan dukungan dari rekan-rekannya dan pengalaman yang terus bertambah, Arkhan berusaha untuk meningkatkan kemampuannya di lapangan. Ia menyadari bahwa konsistensi dalam permainan sangat penting untuk mencapai impiannya bermain di level internasional. Dengan semangat dan dedikasi, Arkhan bertekad untuk terus berjuang dan memberikan yang terbaik bagi timnya dan juga untuk masa depannya di dunia sepak bola.

Permainan Lain yang Memiliki Potensi

Bagaimana dengan pemain muda lainnya yang beraksi di Stadion Kanjuruhan saat itu? Ada tiga nama yang memiliki potensi untuk dipanggil, yaitu Achmad Maulana, Salim Tuharea, dan Hugo Samir. Ketiga pemain ini pernah dipanggil untuk membela timnas Indonesia di kelompok usia. Selain itu, penampilan mereka pada musim ini juga menunjukkan konsistensi yang baik.

Achmad Maulana telah tampil bersama Timnas Indonesia senior di Piala AFF 2024. Sementara itu, Salim Tuharea menjadi pilihan utama di posisi sayap kanan untuk tim Singo Edan, meskipun usianya kini sudah mencapai 23 tahun, yang berarti dia berada di batas akhir untuk bermain di timnas kelompok usia. Di sisi lain, Hugo Samir juga menunjukkan performa yang mengesankan di sayap kiri.

Advertisement

Di usianya yang baru 20 tahun, dia memiliki mental yang kuat dan percaya diri di lapangan, serta mulai mampu mengendalikan emosinya. Sebelumnya, Hugo sering kali terpancing emosinya, namun kini dia telah menunjukkan kemajuan. Putra dari pelatih asal Brasil, Jacksen Tiago, ini berhasil merepotkan pertahanan Arema dalam pertandingan tersebut.

Berita Terbaru
  • BP BUMN dan Danantara Kebut Restrukturisasi BUMN Karya
  • Program Bedah Rumah di Papua akan Dimulai 27 April 2026
  • Pramono Bolehkan Taman dan Halte Pakai Nama Brand, Asal Bukan Parpol
  • Jadi Penggerak Ekonomi Regional, BPD Harus Lakukan Transformasi Secara Fundamental
  • Kemenpora Masuk 10 Besar Kementerian Terpopuler, Cerminkan Kepercayaan Publik
  • berita update
  • gerald vanenburg
  • gerald vanenburg gabung tim kepelatihan timnas indonesia
  • konten ai
  • merdekabola
  • timnas indonesia
Artikel ini ditulis oleh
Editor Dian Rosadi
I
Reporter Iwan Setiawan, Wiwig Prayugi
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.