Exco PSSI Beri Bocoran Rencana Naturalisasi Timnas Indonesia Berikutnya usai Ole Romeny dan Jairo, Siapa Lagi?
Arya Sinulingga, anggota Exco PSSI, menyatakan bahwa federasi masih aktif mencari pemain yang akan dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, menegaskan bahwa federasi masih aktif dalam proses naturalisasi pemain baru untuk Timnas Indonesia. Sebelumnya, nama Ole Romeny dan Jairo Riedewald telah disebutkan. Saat ini, PSSI tengah berfokus pada penyelesaian proses perpindahan kewarganegaraan Ole Romeny dan Jairo Riedewald. Arya berharap agar permohonan perpindahan kewarganegaraan ini dapat segera diproses oleh DPR RI dalam waktu dekat. Selain itu, Arya juga mengungkapkan bahwa PSSI terus mencari nama-nama lain yang akan diproses menjadi warga negara Indonesia.
Dia juga menyampaikan bahwa tim pelatih turut terlibat dalam negosiasi untuk melobi para pemain tersebut. "Ada beberapa pemain lagi yang saat ini sedang kami kejar juga karena kami saat ini juga meminta kepada tim pelatih untuk melakukan negosiasi dan melobi," ujar Arya Sinulingga dalam sebuah wawancara di kanal YouTube-nya. Dengan demikian, PSSI berupaya maksimal untuk memperkuat Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi ini.
Dibantu oleh Tim Pelatih
Arya menyampaikan bahwa PSSI kini melibatkan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, dalam upaya menjalin komunikasi dengan pemain-pemain diaspora. Selain itu, dua asistennya, Danny Landzaat dan Alex Pastoor, juga turut berperan dalam proses ini. "Selama ini yang melakukan lobi kan Pak Erick dan timnya. Pak Erick juga selalu jadi yang berbicara kepada para calon pemain naturalisasi. Kini, sudah ada langkah bagus untuk melakukan pendelegasian," jelas Arya.
Dia menambahkan, "Jadi, di samping Pak Erick juga melakukannya, tim pelatih juga sudah mulai kerja untuk itu. Baik itu Patrick, Landzaat, hingga Pastoor, semuanya sudah mulai bekerja untuk melihat siapa saja yang bisa mereka intip."
Meyakinkan Pemain
Kehadiran Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia diharapkan dapat membantu PSSI dalam meyakinkan para calon pemain naturalisasi untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) demi memperkuat tim Garuda. "Kami sedang mencari juga pemain-pemain lain. Kalau dahulu kan kita agak sedikit terhambat karena harus bernegosiasi untuk bisa meyakinkan mereka. Meyakinkan mereka untuk bisa dinaturalisasi saat masih muda itu kan berat," ujarnya.
Menurut Kluivert, proses naturalisasi akan lebih mudah jika pemain tersebut sudah berusia di atas 20 tahun. "Kalau sudah lebih dari 20 tahun lebih okelah karena dia sudah tak punya peluang ke Timnas Belanda. Tapi, kalau masih muda, tentu masih punya peluang ke Belanda. Sementara ini Timnas Indonesia masih di peringkat ke-127," tambahnya.
Pengambilan Sumpah di Luar Negeri
Arya mengungkapkan bahwa pengambilan sumpah Ole Romeny dan Jairo Riedewald kemungkinan besar akan dilaksanakan di luar negeri, mengingat kompetisi di Eropa masih berlangsung. "Saat ini, DPR juga sudah mulai sidang, dari tanggal 20 Januari kemarin. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa disidangkan. Kan harus sidang dahulu sebelum menjalani sumpah WNI," ungkapnya.
"Sumpahnya juga sudah tak mungkin lagi dilakukan di Indonesia karena mereka sudah mulai kembali kompetisi. Jadi, tidak mungkin dia pergi ke Indonesia ketika kompetisi masih berjalan," tuturnya.
Pernyataan Arya menunjukkan bahwa situasi saat ini cukup rumit, terutama dengan adanya jadwal kompetisi yang menghalangi pelaksanaan sumpah di tanah air. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi pihak-pihak terkait untuk memastikan bahwa proses tersebut dapat dilakukan dengan baik. Diharapkan, dengan adanya sidang yang sudah dimulai, semua langkah ke depan dapat segera terealisasi demi kelancaran proses pengambilan sumpah tersebut.
Sumber: Youtube Arya Sinulingga