Transfer Ratusan Juta Tiap Bulan, Ruben Onsu Beberkan Kerinduannya pada Anak
Setelah perceraian, hubungan Ruben Onsu dan Sarwendah menjadi perbincangan, terutama terkait isu nafkah anak sebesar Rp200 juta.
Polemik mengenai hubungan antara Ruben Onsu dan Sarwendah setelah perceraian mereka telah menarik perhatian masyarakat. Setelah isu mengenai nafkah anak mencuat, kini muncul pernyataan dari pihak Ruben Onsu yang mengungkapkan kesulitan untuk bertemu dengan anak mereka.
Minola Sebayang, kuasa hukum Ruben Onsu, menegaskan bahwa kliennya tetap bertanggung jawab dalam hal nafkah meskipun pernikahan mereka telah berakhir. Ia menyatakan bahwa aliran dana yang diterima Sarwendah adalah bukti nyata dari komitmen Ruben Onsu terhadap anak mereka.
“Kalau bicara mengenai masalah uang, memang itu adalah real ya,” ungkap Minola Sebayang saat ditemui di kantornya di Jakarta Selatan pada Selasa (19/11).
“Real dalam artian kata itu memang tiap bulan itu Ruben mentransfer uang sebesar itu ke S (Sarwendah). Ya, meskipun sudah tidak ada ikatan perkawinan lagi,” tambahnya.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun hubungan mereka telah berakhir, tanggung jawab Ruben sebagai seorang ayah tetap berjalan.
Ruben mengirimkan uang kepada Sarwendah
Untuk mengatasi keraguan dan spekulasi yang mungkin muncul di masyarakat, Minola Sebayang memutuskan untuk membuka data perbankan dengan cara yang transparan. Ia menunjukkan bukti transaksi terbaru yang dilakukan oleh Ruben Onsu pada awal bulan ini.
"Jadi terakhir di 1 November juga Ruben masih mengirim ke Sarwendah. Masih kirim, ini buktinya. Ini 1 November juga masih. Nilainya Rp 188.700.000," ungkap Minola Sebayang.
Selanjutnya, ia juga mempertanyakan kebutuhan riil anak-anak yang masih dalam usia dini di Jakarta. Menurutnya, biaya hidup serta kebutuhan sekunder untuk balita dan anak-anak yang bersekolah di tingkat SD memiliki batasan yang wajar dan dapat dihitung secara matematis.
"Kalau dikatakan itu untuk anak, misalnya. Kita tahulah, kita enggak usah retorika, kita pasti tahu. Kita juga punya anak. Kebutuhan anak umur 4 tahun dan yang masih kecil seperti mereka itu berapa sih kebutuhannya. Kita bisa kalkulasi," jelas Minola Sebayang.
Klien kami selalu mudah diatur
Minola Sebayang mengungkapkan bahwa inti dari pembicaraan ini bukanlah untuk mengingatkan tentang kebaikan yang telah diberikan, tetapi untuk menyoroti karakter Ruben Onsu yang selalu memudahkan urusan keuangan demi kenyamanan keluarganya. Ia menambahkan bahwa kliennya bersikap kooperatif dan dermawan, sehingga sangat disayangkan jika sikap baik tersebut tidak mendapatkan balasan yang setimpal dalam hal-hal lainnya.
“Yang kita mau garis bawahi, highlight itu adalah klien kami itu tidak pernah ribet untuk hal-hal yang seperti ini,” jelas Minola Sebayang.
Hal ini menunjukkan bahwa Ruben Onsu selalu berusaha untuk menjaga hubungan baik dengan orang-orang di sekitarnya, terutama dalam hal keuangan yang sering kali menjadi sumber masalah dalam keluarga. Oleh karena itu, sikap positif yang ditunjukkan Ruben seharusnya dihargai dan tidak dipersulit oleh pihak lain.
Apakah sulit untuk bertemu dengan anak?
Ruben Onsu berharap agar akses untuk bertemu dengan anak-anaknya dapat dilakukan dengan lebih mudah, tanpa adanya kendala yang rumit. "Walaupun sudah enggak ada ikatan tapi janganlah dia dipersulit untuk bertemu dengan anaknya. Itu yang perlu kami garis bawahi," pungkas Minola Sebayang.
Keinginan terbesar Ruben Onsu adalah agar proses pertemuan dengan anak-anaknya tidak terhambat oleh berbagai batasan yang menyulitkan. Menurut Minola Sebayang, "Walaupun sudah enggak ada ikatan tapi janganlah dia dipersulit untuk bertemu dengan anaknya. Itu yang perlu kami garis bawahi."