LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. ARTIS

Panas! Ahmad Dhani Bantah KDRT dan Tuding Maia Estianty Beri Pernyataan Tak Benar

Ahmad Dhani pun memperlihatkan bukti SP3 untuk memperkuat argumennya.

Rabu, 06 Mei 2026 13:41:00
ahmad dhani
Ahmad Dhani. (M Altaf Jauhar/ Liputan6.com) (© 2026 Liputan6.com)
Advertisement

Musisi Ahmad Dhani secara terbuka membahas perceraiannya dengan Maia Estianty yang terjadi pada tahun 2007. Ia menegaskan bahwa semua tuduhan yang diarahkan kepadanya, termasuk isu Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), tidaklah benar.

Ahmad Dhani mengklaim bahwa laporan polisi yang dibuat saat itu merupakan strategi untuk memengaruhi keputusan hakim terkait hak asuh anak. Untuk mendukung pernyataannya, ia menunjukkan dokumen resmi dari pihak kepolisian.

"Saya punya satu surat ini, ini adalah surat pemberhentian perkara SP3 dari polisi, dari Polda Metro. Bahwa laporan Maia bahwa saya melakukan KDRT, saat itu heboh tahun 2007 itu heboh banget saya dilaporkan KDRT," ungkap Ahmad Dhani saat ditemui di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Selasa (5/5/2026).

"Ya intinya apa sih sebenarnya? Ya untuk mempengaruhi hakim. Pelaporan KDRT ini untuk mempengaruhi hakim supaya hak asuh ada di tangan Maia gitu," kata dia.

Advertisement

Tidak ada Bukti Kekerasan

Ahmad Dhani. (M Altaf Jauhar/ Liputan6.com) © 2026 Liputan6.com

Dhani menegaskan bahwa kepolisian telah mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) karena tidak ada bukti kekerasan yang ditemukan. Ia merasa telah difitnah secara publik tanpa adanya dasar hukum yang jelas.

"Tapi kan hakim kan nggak percaya, dan terbukti benar bahwa SP3, bahwa tidak terbukti adanya pelanggaran hukum KDRT oleh Ahmad Dhani terhadap Maia Estianty, nggak ada. Dari sini saja sebenarnya saya bisa melaporkan balik bahwa Maia telah melakukan yang namanya pelaporan palsu," kata Dhani.

Advertisement

Dalam pernyataannya, Dhani menekankan bahwa keputusan untuk menghentikan penyidikan menunjukkan bahwa tuduhan terhadapnya tidak berdasar. Ia merasa dirugikan oleh opini publik yang menyudutkannya tanpa adanya bukti yang kuat.

"Tapi kan hakim kan nggak percaya, dan terbukti benar bahwa SP3, bahwa tidak terbukti adanya pelanggaran hukum KDRT oleh Ahmad Dhani terhadap Maia Estianty, nggak ada," ujarnya.

Hal ini menunjukkan bahwa ia memiliki niat untuk membersihkan namanya dari tuduhan yang tidak benar.

Banyak Kebohongan

Dhani menyatakan bahwa narasi mengenai kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialamatkan kepadanya adalah salah satu dari banyak kebohongan yang sengaja dibuat untuk mempengaruhi pandangan publik. Ia percaya bahwa pihak kepolisian bertindak profesional dan tidak akan menghentikan penyelidikan jika ada bukti fisik yang menunjukkan adanya kekerasan.

"Jadi Maia... Maia bisa melaporkan hal-hal palsu itu bisa gitu. Seperti narasi yang sering dibicarakan itu semuanya palsu semua. Termasuk yang salah satunya ini, KDRT. Saya tidak pernah melakukan KDRT. Dari sini kita bisa simpulkan bahwa Maia melakukan kebohongan publik bahwa Ahmad Dhani melakukan KDRT," tegasnya.

Dengan pernyataan tersebut, Dhani berusaha menegaskan bahwa semua tuduhan yang ditujukan kepadanya tidak berdasar dan lebih merupakan upaya untuk mendiskreditkan namanya di mata masyarakat.

KDRT

Ahmad Dhani menegaskan dalam pernyataannya bahwa ia menginginkan fakta yang berbicara, bukan hanya opini yang dibentuk oleh media. Ia merasa penting untuk meluruskan kebenaran mengenai tidak adanya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang pernah dituduhkan kepadanya.

Advertisement

“Nah ini buktinya, surat dari kepolisian bahwa tidak ada, jadi apa lagi?” pungkas Ahmad Dhani. Dengan pernyataan tersebut, ia berharap masyarakat dapat memahami situasi yang sebenarnya dan tidak terpengaruh oleh berita yang tidak akurat.

Berita Terbaru
  • Ini Kronologi Tragis Penembakan Sesama Prajurit TNI Hingga Tewas di Tempat Hiburan Malam di Palembang
  • Ganda Putra Leo/Daniel Juara Thailand Open, Momentum Menuju Olimpiade 2028
  • Pendapatan GBK 2025 Capai Rp812 Miliar, Rekor Tertinggi dalam Sejarah Kelola Aset Negara
  • GBK Catat Rekor Pendapatan Rp812 Miliar di 2025, Perkuat Optimalisasi Aset Negara
  • Leo Daniel Juara Thailand Open 2026, Momentum Emas Menuju Olimpiade Los Angeles 2028
  • ahmad dhani
  • berita update
  • maia estianty
  • merdekaartis
Artikel ini ditulis oleh
Editor Endang Saputra
M
Reporter M Altaf Jauhar, Ratnaning Asih
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.