Panas! Ahmad Dhani Bantah KDRT dan Tuding Maia Estianty Beri Pernyataan Tak Benar
Ahmad Dhani pun memperlihatkan bukti SP3 untuk memperkuat argumennya.
Musisi Ahmad Dhani secara terbuka membahas perceraiannya dengan Maia Estianty yang terjadi pada tahun 2007. Ia menegaskan bahwa semua tuduhan yang diarahkan kepadanya, termasuk isu Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), tidaklah benar.
Ahmad Dhani mengklaim bahwa laporan polisi yang dibuat saat itu merupakan strategi untuk memengaruhi keputusan hakim terkait hak asuh anak. Untuk mendukung pernyataannya, ia menunjukkan dokumen resmi dari pihak kepolisian.
"Saya punya satu surat ini, ini adalah surat pemberhentian perkara SP3 dari polisi, dari Polda Metro. Bahwa laporan Maia bahwa saya melakukan KDRT, saat itu heboh tahun 2007 itu heboh banget saya dilaporkan KDRT," ungkap Ahmad Dhani saat ditemui di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Selasa (5/5/2026).
"Ya intinya apa sih sebenarnya? Ya untuk mempengaruhi hakim. Pelaporan KDRT ini untuk mempengaruhi hakim supaya hak asuh ada di tangan Maia gitu," kata dia.
Tidak ada Bukti Kekerasan
Dhani menegaskan bahwa kepolisian telah mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) karena tidak ada bukti kekerasan yang ditemukan. Ia merasa telah difitnah secara publik tanpa adanya dasar hukum yang jelas.
"Tapi kan hakim kan nggak percaya, dan terbukti benar bahwa SP3, bahwa tidak terbukti adanya pelanggaran hukum KDRT oleh Ahmad Dhani terhadap Maia Estianty, nggak ada. Dari sini saja sebenarnya saya bisa melaporkan balik bahwa Maia telah melakukan yang namanya pelaporan palsu," kata Dhani.
Dalam pernyataannya, Dhani menekankan bahwa keputusan untuk menghentikan penyidikan menunjukkan bahwa tuduhan terhadapnya tidak berdasar. Ia merasa dirugikan oleh opini publik yang menyudutkannya tanpa adanya bukti yang kuat.
"Tapi kan hakim kan nggak percaya, dan terbukti benar bahwa SP3, bahwa tidak terbukti adanya pelanggaran hukum KDRT oleh Ahmad Dhani terhadap Maia Estianty, nggak ada," ujarnya.
Hal ini menunjukkan bahwa ia memiliki niat untuk membersihkan namanya dari tuduhan yang tidak benar.
Banyak Kebohongan
Dhani menyatakan bahwa narasi mengenai kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialamatkan kepadanya adalah salah satu dari banyak kebohongan yang sengaja dibuat untuk mempengaruhi pandangan publik. Ia percaya bahwa pihak kepolisian bertindak profesional dan tidak akan menghentikan penyelidikan jika ada bukti fisik yang menunjukkan adanya kekerasan.
"Jadi Maia... Maia bisa melaporkan hal-hal palsu itu bisa gitu. Seperti narasi yang sering dibicarakan itu semuanya palsu semua. Termasuk yang salah satunya ini, KDRT. Saya tidak pernah melakukan KDRT. Dari sini kita bisa simpulkan bahwa Maia melakukan kebohongan publik bahwa Ahmad Dhani melakukan KDRT," tegasnya.
Dengan pernyataan tersebut, Dhani berusaha menegaskan bahwa semua tuduhan yang ditujukan kepadanya tidak berdasar dan lebih merupakan upaya untuk mendiskreditkan namanya di mata masyarakat.
KDRT
Ahmad Dhani menegaskan dalam pernyataannya bahwa ia menginginkan fakta yang berbicara, bukan hanya opini yang dibentuk oleh media. Ia merasa penting untuk meluruskan kebenaran mengenai tidak adanya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang pernah dituduhkan kepadanya.
“Nah ini buktinya, surat dari kepolisian bahwa tidak ada, jadi apa lagi?” pungkas Ahmad Dhani. Dengan pernyataan tersebut, ia berharap masyarakat dapat memahami situasi yang sebenarnya dan tidak terpengaruh oleh berita yang tidak akurat.