Lagi-lagi Hadirkan Decak Kagum, Raffi Ahmad Berangkatkan Asisten Ibadah Haji 2025
Raffi Ahmad kembali menunjukkan kedermawanannya dengan memberangkatkan asistennya, Prio Bagja, untuk menunaikan ibadah haji tahun 2025.
Raffi Ahmad kembali menunjukkan kedermawanannya. Ia memberangkatkan asistennya, Prio Bagja Anugrah, untuk menunaikan ibadah haji pada tahun 2025. Keputusan ini diambil setelah Raffi menunda keberangkatannya sendiri.
Prio Bagja mengungkapkan rasa syukur mendalamnya atas kesempatan ini. Ia mengunggah rasa terima kasihnya melalui akun media sosial pribadinya. Ia juga menyebut nama Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.
Keberangkatan Prio Bagja juga bersamaan dengan Ustadz Derry Sulaiman. Raffi dan Nagita memberikan kesempatan berharga ini tidak hanya untuk Prio, tetapi juga untuk beberapa orang lainnya.
Raffi Ahmad Berangkatkan Asisten Haji: Wujud Kebaikan Hati
Prio Bagja tak henti-hentinya memuji kebaikan hati Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Ia menyebut keduanya sebagai sosok yang ringan tangan membantu sesama. Bantuan tersebut diberikan tanpa mengharapkan imbalan apa pun.
"Masyaallah Tabarakallah, terimakasih banyak Sultan Andara Raffi Ahmad dan Nagita Slavina atas kesempatan yang luar biasa ini," tulis Prio di akun Instagramnya. Ia juga menambahkan emoji hati sebagai ungkapan cintanya.
Prio juga mendoakan agar Raffi Ahmad dan Nagita Slavina selalu diberikan kesehatan dan keberkahan. Ia berharap agar keduanya senantiasa dilindungi oleh Allah SWT.
Biaya Haji yang Fantastis
Biaya haji, terutama untuk jalur haji furoda, memang tidak murah. Jalur ini menawarkan fasilitas yang lebih eksklusif dan waktu tunggu yang lebih singkat. Namun, harganya pun jauh lebih mahal dibandingkan haji reguler.
Biaya haji furoda diperkirakan berkisar antara Rp315 juta hingga Rp996 juta. Angka ini tentu sangat fantastis bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Namun, bagi sebagian orang, harga tersebut sebanding dengan kenyamanan dan fasilitas yang ditawarkan.
Meskipun biaya haji furoda sangat mahal, peminatnya tetap banyak. Hal ini menunjukkan bahwa ada sebagian masyarakat Indonesia yang memiliki kemampuan finansial lebih dan menginginkan pengalaman ibadah haji yang lebih eksklusif.